RELUNG.ID – Perkara dugaan perzinaan yang menyeret nama Inara Rusli dan Insanul Fahmi kian memanas setelah statusnya resmi naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Di tengah proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya, perang pernyataan pun tak terhindarkan.
Kuasa hukum Inara, Lechumanan, melontarkan pernyataan tegas terhadap pelapor, Wardatina Mawa. Ia menyebut kliennya seolah menjadi pihak yang terus disudutkan dan meminta agar persoalan ini diselesaikan secara damai, apalagi di momentum Ramadan 2026.
“Klien saya seolah diinjak-injak. Kalau tidak ada Insanul dan Inara, kau bukan siapa-siapa. Justru karena ada perkara ini, namamu makin dikenal,” ujar Lechumanan dalam keterangannya.
Pernyataan tersebut merespons langkah Mawa yang sebelumnya melaporkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi atas dugaan perzinaan pada 22 November 2025. Laporan itu turut disertai barang bukti berupa rekaman CCTV yang diklaim memperlihatkan dugaan hubungan terlarang antara suaminya dan Inara.
Lechumanan berharap hati Mawa bisa luluh dan memilih jalur damai. Namun ia juga menegaskan kesiapan menghadapi proses hukum hingga tuntas apabila upaya rekonsiliasi tak tercapai.
“Saya tidak akan mundur. Saya akan bela Inara sampai titik darah penghabisan,” tegasnya.
Di sisi lain, sebelum kasus ini mencuat, Wardatina Mawa dikenal sebagai influencer dengan jumlah pengikut yang cukup besar di media sosial. Perkara yang kini memasuki tahap penyidikan justru membuat namanya semakin disorot publik.
Kasus ini pun menjadi perhatian luas karena melibatkan figur publik serta bukti elektronik yang sensitif. Proses hukum selanjutnya akan menentukan apakah dugaan pidana tersebut dapat dibuktikan di persidangan.[THQ]

