Pejabat Rusia di Afrika Tengah jadi korban serangan teror bom pada Jumat pagi (16/12) waktu setempat. Akibatnya, pejabat tersebut harus dilarikan ke rumah sakit.
Dilansir dari Kantor Berita Rusia TASS, Kepala Pusat Kebudayaan Rusia di Republik Afrika Tengah, Dmitry Syty terluka saat membuka bom surat yang diterimanya. Paket dari pengirim anonim tersebut meledak dan melukainya dengan serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Kedutaan mengatakan telah memperketat langkah-langkah keamanannya setelah serangan itu, lapor TASS yang menyebutnya sebagai upaya pembunuhan.

