Polda Sumsel kini ikut mengejar sopir mobil pengangkut BBM ilegal yang menyebabkan lima rumah warga Desa Talang Leban, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terbakar, Kamis malam (15/12).
“Kami masih melakukan pengejaran karena sebelum tertabrak, sopir melompat dari mobil,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Jumat (16/12)
Dia mengakui mobil tersebut diduga membawa minyak hasil ilegal drilling untuk dijual. Namun, di tengah perjalanan bagian bawah mobil mendadak mengeluarkan api sehingga pengemudi langsung keluar dari mobil. Hingga menyebabkan, mobil hilang kendali dan menabrak rumah warga serta terbakar. Kelima rumah tersebut milik Marholis (45), Hengki (25), Indra Pendri (35), Herman (50) dan Ahmad (57).
“Dalam pengejaran, Krimsus Polda Sumsel hanya membackup Polres Muba untuk mencari pemilik dan pengemudi dari kendaraan Jenis Daihatsu Grand Max plat nomor BG 9518 BC,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah mobil pick up yang diduga mengangkut minyak ilegal mengalami kecelakaan di Desa Talang Leban, Kecamatan Batang Hari Leko, Musi Banyuasin (Muba), Kamis malam (15/12). Akibatnya, lima rumah di wilayah tersebut ludes terbakar.
Dalam upaya pemadaman, sebanyak tiga unit mobil pemadam pun diturunkan ke lokasi kejadian. Meski demikian, pemadaman dilakukan cukup sulit karena banyaknya minyak di dalam tangki mobil.

