Lonjakan penumpang pengguna jasa penerbangan di Bandara Silampari Lubuklinggau jelang Natal dan Tahun Baru diperkirakan akan terjadi antara 23 dan 24 Desember sebelum hari H.
Itu dikatakan Kasubsi Teknis Operasional Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Silampari Lubuklinggau, Mada.
“Perkiraan paling di tanggal 23 dan 24 (Desember) sampai tanggal 1 Januari,” ungkap Mada.
Mada menjelaskan, lonjakan penumpang jelang Natal dan Tahun Baru di Bandara Silampari diperkirakan didominasi penerbangan tujuan Jakarta dari Lubuklinggau. “Dominan tujuannya ke Jakarta mereka mau liburan atau merayakan Natal,” timpalnya.
Sementara untuk saat ini belum terlihat adanya lonjalan penumpang di Bandara Silampari. Dan terkait dengan jelang Natal dan Tahun Baru kata Mada, pihaknya belum mendapat surat edaran atau imbauan dari Pusat seperti apa.
“Syarat terbang masih seperti yang kemarin harus sudah melakukan suntik vaksin booster,” jelas Mada.
Selain itu, Bandara Silampari Lubuklinggau dalam upaya mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang jelang Natal dan Tahun Baru terhitung sejak 1 Desember kemarin telah membuka jadwal penerbangan setiap hari.
Jadwal penerbangan setiap hari tersebut kata Mada dilakukan pihak maskapai Batik Air tujuan Lubuklinggau dan sebaliknya ke Jakarta.
Adapun jadwal penerbangan maskapai Batik Air dari Jakarta ke Lubuklinggau pukul 12.20 WIB. Sebaliknya dari Lubuklinggau ke Jakarta pukul 14.20 WIB.
“Mulai tanggal 1 kemarin, jadwalnya setiap hari. Ini juga sebagai langkah mengantisipasi lonjakan penumpang jelang Nataru (Natal dan Tahun Baru),” bebernya.
Sejauh ini untuk penerbangan setiap hari tersebut masih stabil. “Kalau penumpangnya stabil mudah-mudahan penerbangan setiap hari masih terus berlanjut dari Jakarta ke Lubuklinggau dan sebaliknya,” pungkasnya.

