RELUNG.ID – Sebuah video aksi pemotor meresahkan kembali viral di media sosial.
Sejumlah masyarakat ini menggeber motornya di depan markas TNI.
Video itu diunggah oleh akun @duasatu2101, Minggu kemarin (14/1).
Baca Juga: Anies Baswedan Apresiasi Penangkapan Pelaku Pengancaman Penembakan melalui TikTok
Dalam video tersebut terlihat sejumlah pemotor melintasi depan markas TNI. Mereka pun menggeber suara knalpotnya.
Selain itu, terlihat juga sejumlah anggota TNI AD yang hanya bisa melihat kondisi tersebut tanpa bisa berbuat apapun.
“Sesuai intruksi pimpinan kita lihatin saja, tetapi kami merasa tidak punya harga diri di markas kami di Gober Gober,” tulis dalam video itu.
Baca Juga: Skuad Final Timnas Indonesia Piala Asia Diubah, Yuk Cek Apakah ada Pemain Favoritmu?
Akun ini juga menuliskan keterangan;
“Netralitas TNI, kami liatin saja nanti kami kesalahan lagi. Kami tidak mau di adu domba lagi oleh rakyat,” tulis akun @duasatu2101 ini.
Sebelumnya, sempat viral pemberitaan adanya sejumlah oknum anggota TNI yang melakukan penganiayaan terhadap pengendara sepeda motor yang menggeber knalpotnya saat melintas di Depan Markas TNI di Boyolali Jawa Tengah.
Baca Juga: Unggah Foto Pertemuan Keluarga Inara Rusli dan Virgoun, Begini Respon Warganet
Hal ini pun telah diklarifikasi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Dia menyebutkan jika tidak ada aksi penganiayaan menggunakan batu. Meski demikian, dia menyerahkan sepenuhnya di persidangan.
Maruli juga menegaskan kejadian tersebut perlu menjadi evaluasi semua pihak. Karena dari informasi yang diperolehnya, relawan itu berkendara dalam kondisi mabuk sehingga dapat membahayakan masyarakat.

