RELUNG.ID – Pada Januari 2024, Honda secara resmi mengumumkan penghentian produksi untuk mobil listrik kecil mereka, Honda e.
Meskipun dikenal karena desainnya yang imut dan gaya futuristik. Namun, Honda e menghadapi tantangan besar dalam pasar otomotif.
Salah satunya yaitu terkait harga yang tinggi dan keterbatasan praktis.
Baca Juga: Terungkap, Live Action Kingdom ke-4 Bakal Dirilis 12 Juli
Honda e pertama kali mencuri perhatian sebagai Urban EV Concept pada tahun 2017, dan versi siap produksi muncul pada tahun 2019.
Meski tetap mempertahankan daya tarik visualnya, mobil ini gagal memenuhi ekspektasi penjualan karena beberapa kelemahan krusial.
Keputusan untuk menghentikan produksi Honda e diambil setelah mobil ini tidak mampu bersaing dengan pesaingnya dalam hal harga dan kinerja.
Baca Juga: Spoiler Manga Jujutsu Kaisen Chapter 245, Pertarungan Hakari vs Uraume!
Harga Honda e Advance, dengan tenaga 152 hp (154 PS), mencapai £37.395 di Honda Inggris, sementara pesaing seperti Mini Electric, Renault Zoe, dan Fiat 500 EV menyajikan alternatif yang lebih terjangkau.
Salah satu kelemahan terbesar Honda e adalah ruang bagasi yang sangat kecil dan jarak tempuh listrik yang kurang memuaskan, menjadikannya pilihan kurang praktis untuk kebanyakan konsumen.
Sementara mobil listrik lainnya, seperti Volvo EX30, menawarkan kinerja yang lebih baik dengan harga yang lebih bersaing.
Baca Juga: Ini 3 Kekuatan Seraphim Membuatnya Sulit Dikalahkan Luffy
Meskipun Honda e akan segera menjadi kenangan, harapan tetap ada untuk perkembangan masa depan.
Meski demikian, Honda telah menegaskan komitmen mereka untuk pasar mobil listrik dengan perkenalan model e:Ny1 SUV yang lebih besar dan lebih praktis.
Meski tidak memiliki daya tarik imut yang dimiliki Honda e, diharapkan e:Ny1 SUV dapat mengatasi beberapa kelemahan yang menjadi batasan Honda e di pasar mobil listrik yang semakin berkembang.

