RELUNG.ID – Duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Palembang musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dua jemaah haji asal Sumatera Selatan dilaporkan meninggal dunia di tengah proses keberangkatan menuju Tanah Suci.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, mengatakan salah satu jemaah wafat di Arab Saudi, sementara satu lainnya meninggal di tanah air sebelum keberangkatan penuh rampung.
Jemaah yang meninggal di Tanah Suci yakni Asan Akip bin Sanan (80), anggota Kloter 15 asal Muara Enim. Almarhum wafat di Makkah pada Kamis (14/5/2026) pukul 05.15 waktu Arab Saudi dan dimakamkan di Pemakaman Sharaya, Makkah.
Sementara satu jemaah lainnya, Suryani Abu Bakar (66), anggota Kloter 4 asal Palembang, meninggal dunia di RSUD Siti Fatimah Palembang pada Kamis malam pukul 23.15 WIB.
“Semua hak jemaah yang wafat tetap dipenuhi, termasuk badal haji dan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Arkan, Jumat (15/5/2026).
Di tengah kabar duka tersebut, Embarkasi Palembang resmi menuntaskan seluruh proses pemberangkatan haji tahun ini setelah Kloter 16 diterbangkan menuju Jeddah.
Sebanyak 355 jemaah pada kloter terakhir diberangkatkan melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Dengan keberangkatan itu, total jemaah dan petugas yang diterbangkan ke Arab Saudi mencapai 6.995 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 5.860 jemaah asal Sumsel, 1.071 jemaah asal Bangka Belitung, serta 64 petugas kloter.
Meski demikian, masih terdapat 41 kursi kosong dari total kuota 7.036 orang. Kursi yang tidak terisi itu disebabkan sejumlah faktor seperti jemaah wafat sebelum masuk asrama haji, kondisi sakit, kehamilan, hingga penundaan keberangkatan karena alasan pribadi.
Sementara itu, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Palembang Emmilya Rosa mengungkapkan saat ini terdapat lima jemaah haji asal Sumsel yang sedang menjalani perawatan di Arab Saudi.
Kelima jemaah tersebut mengalami gangguan kesehatan seperti demam, penyakit jantung, hingga pneumonia.
“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi tubuh, memperbanyak minum air putih, dan tidak memaksakan aktivitas jika kondisi kesehatan menurun,” katanya.[THQ]

