Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Purbaya Sebut Pelemahan Rupiah Belum Jadi Ancaman bagi APBN
Bisnis

Purbaya Sebut Pelemahan Rupiah Belum Jadi Ancaman bagi APBN

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda27/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pelemahan nilai tukar rupiah yang hampir menyentuh level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat belum dianggap membahayakan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah telah mengantisipasi berbagai skenario tekanan ekonomi global sejak awal penyusunan kebijakan fiskal.

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (27/5/2026), rupiah ditutup melemah 52 poin atau 0,29 persen di level Rp17.795 per dolar AS.

Menanggapi kondisi tersebut, Purbaya mengaku pemerintah sebenarnya sudah melakukan simulasi terhadap kemungkinan pelemahan rupiah, termasuk ketika harga minyak dunia melonjak tinggi.

“Kita sudah hitung sejak awal. Saat simulasi harga minyak USD100 per barel, asumsi pelemahan rupiah juga sudah diperhitungkan,” ujarnya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta.

Saat ditanya apakah Kementerian Keuangan melakukan stress test menghadapi pelemahan rupiah, Purbaya sempat menjawab dengan nada bercanda.

“Ya, saya stres,” katanya sambil tertawa.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah belum perlu menghitung ulang APBN karena kondisi pasar keuangan domestik masih relatif terkendali.

Menurutnya, salah satu indikator penting yang masih stabil adalah pasar obligasi pemerintah. Di tengah pelemahan rupiah, imbal hasil atau yield surat utang justru masih menunjukkan tren yang cukup baik.

“Walaupun rupiah melemah, pertumbuhan yield bond masih turun. Jadi belum ada masalah yang membuat APBN harus dihitung ulang,” jelasnya.

Purbaya menilai kestabilan pasar obligasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor asing terhadap ekonomi Indonesia. Selama pasar surat utang tetap stabil, arus modal asing dinilai masih berpotensi masuk ke pasar domestik.

Pemerintah pun disebut tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk membantu penguatan rupiah dalam waktu mendatang.

“Ke depan akan ada tindakan pemerintah lagi yang membantu menguatkan rupiah secara signifikan,” katanya.

Meski tekanan terhadap rupiah terus menjadi perhatian pasar, Purbaya menilai kondisi saat ini berbeda dibanding krisis ekonomi pada masa lalu.

Menurutnya, pelemahan rupiah kali ini terjadi ketika fundamental ekonomi domestik masih dalam kondisi cukup baik, berbeda dengan periode krisis sebelumnya yang dipicu memburuknya kondisi ekonomi nasional.

“Fundamental ekonomi kita masih bagus. Jadi ruang menjaga stabilitas masih cukup terbuka,” ujarnya.[THQ]

Menkue Purbaya Rupiah Melemah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBatal Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Alihkan Dana untuk Kurban Sapi Jumbo
Next Article Polisi OKU Ditikam Bandar Narkoba Saat Operasi Penangkapan di Tengah Keramaian Pasar
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,859 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,734 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,707 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?