RELUNG.ID – Bazar buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Books kembali hadir di Palembang dengan membawa lebih dari satu juta buku berbagai kategori dan genre yang ditawarkan dengan diskon hingga 90 persen.
Kegiatan yang digelar di Top Hall M3 Palembang Trade Center (PTC) Mall ini berlangsung selama 11 hari, mulai 4 hingga 14 Juni 2026.
Kehadiran BBW Books di Palembang menjadi bagian dari rangkaian perayaan satu dekade BBW Indonesia yang selama ini berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas dengan harga terjangkau.
Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, mengatakan pengunjung dapat menemukan beragam pilihan buku, mulai dari buku anak-anak, fiksi, nonfiksi, buku keagamaan hingga berbagai kategori lainnya. Menariknya, harga buku yang ditawarkan dimulai dari Rp10.000 per eksemplar.
“Kami ingin semakin banyak masyarakat mendapatkan akses terhadap buku berkualitas. Karena itu, kami menghadirkan pilihan buku yang lebih lengkap dengan harga yang sangat terjangkau,” ujarnya saat pembukaan bazar, Kamis (4/6/2026).
Marthius optimistis penyelenggaraan tahun ini akan mencatat peningkatan jumlah pengunjung antara 20 hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain lokasi yang lebih strategis di pusat kota, berbagai promo menarik juga disiapkan untuk menarik minat masyarakat.
Menurutnya, buku anak-anak masih menjadi kategori yang paling banyak diminati pengunjung. Hal tersebut menunjukkan tingginya perhatian orang tua terhadap literasi dan pendidikan anak sejak usia dini.
Palembang kembali dipilih sebagai salah satu kota penyelenggara karena dinilai memiliki potensi pasar yang besar.
Bersama Medan, Palembang menjadi salah satu kota utama di Sumatera yang memiliki pertumbuhan sekolah internasional dan komunitas pembaca yang cukup kuat.
“Kami melihat antusiasme masyarakat Palembang terhadap literasi sangat tinggi. Bazar ini bukan hanya tempat membeli buku, tetapi juga ruang untuk membuka wawasan, membangun kebiasaan membaca, dan mendorong generasi muda untuk terus berkembang melalui ilmu pengetahuan,” tutupnya. (CKM)

