RELUNG.ID – Delapan jemaah haji yang tergabung dalam Debarkasi Palembang dilaporkan meninggal dunia selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Peristiwa tersebut menjadi perhatian penyelenggara haji untuk semakin memperkuat pemantauan kesehatan jemaah yang masih berada di Tanah Suci.
Para jemaah yang wafat berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dengan rentang usia antara 51 hingga 80 tahun. Meski demikian, seluruh hak jemaah yang meninggal dunia dipastikan akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pelaksanaan badal haji.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, M Arkan Nurwahiddin, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para jemaah tersebut.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya para jemaah haji. Semoga Allah SWT menganugerahkan rahmat dan ampunan-Nya, serta memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Menurut Arkan, proses penanganan jemaah yang meninggal dunia telah dilakukan sesuai prosedur operasional yang berlaku di Arab Saudi. Pihaknya juga memastikan seluruh administrasi dan hak-hak jemaah akan diselesaikan oleh petugas penyelenggara ibadah haji.
Di tengah proses pemulangan jemaah ke Tanah Air, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang terus melakukan evaluasi pelayanan agar kualitas pendampingan terhadap jemaah tetap terjaga hingga akhir operasional haji.
“Evaluasi berkala terus kami lakukan agar kloter-kloter berikutnya dapat disambut dengan standar pelayanan yang tetap prima,” katanya.
Selain itu, PPIH mengingatkan seluruh jemaah yang masih berada di Tanah Suci untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan. Cuaca panas dan padatnya aktivitas ibadah menjadi faktor yang harus diantisipasi, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta.
Jemaah diimbau untuk mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan fisik, memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, serta mematuhi arahan petugas kesehatan maupun pembimbing ibadah.
Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Palembang terus berlangsung. Hingga pertengahan Juni 2026, sebanyak 1.770 jemaah telah kembali ke daerah asal masing-masing.[THQ]
Daftar Jemaah Haji Debarkasi Palembang yang Wafat di Tanah Suci:
- Ngadiyo Resodiryo Adam (63), Kloter 12 asal Musi Rawas, wafat 9 Juni 2026.
- Tamrin Zainuddin Zakaria (67), Kloter 5 asal Musi Banyuasin, wafat 7 Juni 2026.
- Sukma Baruk (75), Kloter 15 asal Muara Enim, wafat 7 Juni 2026.
- Budi Prasodjo Soenom (72), Kloter 5 asal Palembang, wafat 6 Juni 2026.
- Erniwati Kariman (51), Kloter 11 asal OKU, wafat 29 Mei 2026.
- Tarmidi Pitono Basuki (73), Kloter 4 asal Palembang, wafat 23 Mei 2026.
- Aminah Katip Rahim (76), Kloter 9 asal Bangka Belitung, wafat 21 Mei 2026.
- Asan Akib bin Sanan (80), Kloter 15 asal Muara Enim, wafat 14 Mei 2026.

