Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo mewanti-wanti personel dan jajaran Polda Sumsel agar tidak membuat pelanggaran maupun pidana. Hal ini sesuai dengan intruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Demikian Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo didampingi Wakapoda, Brigjen Pol Rudi Setiawan bersama Kabid Humas, Kombes Pol Supriadi dalam giat Commander Wish Kapolda Sumsel dalam rangka rangkaian serah terima jabatan Kapolda Sumsel, di ruang Vicon lantai 2, Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel, Selasa (25/10).
“Kita menghimbau kepada personel kita agar jangan membuat pelanggaran maupun pidana. Selain itu juga sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kita tidak boleh bergaya hidup hedon, dengan di rem dan jangan di publikasikan di medsos,” ujarnya kepada wartawan.
Selain itu juga personel baik itu Polda Sumsel maupun Polrestabes/Polres agar menjaga silaturahmi dan hubungan baik dengan TNI. “Kita harus menjaga hubungan, jangan sampai adanya konflik dengan TNI. Dan harus menjalin komunikasi dan bersinergi dengan TNI,” katanya.
Dirinya menjelaskan, bahwa personel di lapangan harus menggunakan rompi hijau hingga perbaikan pelayanan lalu lintas di jalan, reg iden dan SDM demi untuk meraih kepercayaan masyarakat.
“Untuk itulah kita harus melakukan pembenahan, untuk meraih kepercayaan masyarakat, sedangkan bidang penyidikan di Sumsel sudah bagus, tapi untuk terus ditingkatkan lagi,” tambahnya.
Sedangkan dalam melakukan penggrebekan lanjut dia mengatakan, harus menggunakan identitas. “Kita tidak memperbolehkan anggota melakukan penggrebekan gunakan pakaian preman/tanpa identitas, apalagi harus ada perencanaan yang baik untuk menggunakan upaya tersebut,” bebernya.
Dirinya menuturkan, bahwa untuk kegiatan ilegal pihaknya memastikan tidak ada toleransi, seperti illegal logging, drilling, mining, benur lobster dan lainnya hingga bakal melakukan antisipasi karhutla pada saat musim kemarau.
