Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»PDIP Tegaskan Posisi Partai Penyeimbang, Singgung Sikap Partai Koalisi
Politik

PDIP Tegaskan Posisi Partai Penyeimbang, Singgung Sikap Partai Koalisi

RiyadiBy Riyadi22/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung menyoroti momen Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang berjalan di belakang Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025. (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, menanggapi sejumlah pernyataan partai politik yang mempertanyakan posisi PDIP sebagai partai penyeimbang di luar kabinet pemerintahan.

Deddy menilai perdebatan mengenai “politik dua kaki” maupun desakan agar PDIP bersikap tegas berada di dalam atau di luar pemerintahan merupakan pandangan yang tidak tepat dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

“Ada yang menyebut politik dua kaki, ada yang meminta kami tegas berada di dalam atau di luar pemerintahan. Saya melihat sikap partai-partai ini sungguh mengherankan dan tidak pada tempatnya,” kata Deddy kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).

Baca juga :   KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi

Ia menjelaskan, Indonesia tidak mengenal sistem oposisi secara formal seperti di beberapa negara lain. Menurutnya, yang ada adalah partai yang berada di dalam pemerintahan dan di luar pemerintahan.

Deddy menegaskan PDIP telah mengambil sikap berada di luar kabinet, namun tetap menjalankan fungsi pengawasan secara konstitusional melalui DPR RI.

“Ini bukan sikap ambigu. Ini adalah mandat Rakernas partai yang kami jalankan secara konsisten,” ujarnya.

Baca juga :   Sebanyak 55 Kepala Daerah Kader PDIP Siap Ikuti Retreat di Magelang

Ia juga mempertanyakan sikap sejumlah partai koalisi yang menurutnya terlalu fokus mengomentari posisi PDIP. Bahkan, ia menyinggung kemungkinan adanya dinamika internal di dalam koalisi pemerintahan.

“Apakah karena kurang percaya diri? Atau ada kegalauan di internal koalisi sehingga mencari kambing hitam?” kata Deddy.

Deddy turut mempersilakan pihak yang tidak nyaman dengan dinamika politik saat ini untuk keluar dari pemerintahan tanpa harus menyeret PDIP dalam perdebatan.

Baca juga :   Eks Wako Palembang, Eddy Santana Putra Diusung PDIP di Pilgub Sumsel 2024

“Silakan keluar dari pemerintahan. Tidak perlu membuat isu aneh dan menyeret-nyeret PDI Perjuangan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung partai-partai seperti Partai NasDem dan Partai Demokrat agar lebih fokus membenahi kinerja internal ketimbang mengomentari sikap partai lain.

Lebih lanjut, Deddy mengingatkan bahwa fungsi DPR RI tidak hanya mendukung pemerintah, tetapi juga melakukan pengawasan terhadap jalannya kebijakan publik.

Baca juga :   Menkeu Purbaya Ingatkan Awardee LPDP: Dana dari Pajak dan Utang Negara

“Jika seluruh fraksi di DPR hanya manut dan selalu setuju dengan eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?” ujarnya.

Ia menegaskan PDIP akan tetap menjalankan peran sebagai partai penyeimbang yang konstruktif, dengan tetap mengkritisi kebijakan pemerintah secara bertanggung jawab.

“Rakyat ingin melihat partai bekerja, bukan sibuk membuat gaduh,” pungkasnya.[YKP]

Koalisi Partai Penyeimbang PDIP
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDPR Dukung Rencana Hibah Motor Listrik BGN untuk Guru Honorer
Next Article Harga Pertamax Berpeluang Turun, Menkeu Sebut Penurunan Harga Minyak Dunia Jadi Kuncinya
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,879 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,751 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,725 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?