Banyaknya kasus yang menerpa institusi Polri membuat kepercayaan masyarakat ke Polri mengalami penurunan. Hal ini diakui oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers, Jumat (14/10).
“Karena adanya peristiwa FS dan beberapa kasus berdampak pada persepsi negatif maka tingkat kepercayaan publik ke Polri menjadi rendah atau menurun,” kata Sigit.
Karena itu, berdasarkan arahan Presiden RI, maka diminta untuk meningkatkan kembali tingkat kepercayaan terhadap Polri sebagai Aparat Penegak Hukum (APH). Pihaknya juga diminta untuk tetap solid dan berjuang melakukan apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi Polri, sebagai pelindung, pengayom dan apa yang menjadi keluhan masyarakat direspon cepat.
“Kami minta setiap anggota saling mengingatkan antar anggota dan menjadi contoh bagi masyarakat. Sehingga apa yang dilakukan Polri bisa mengembalikan kepercayaan publik, dan apa menjadi Polri yang dicintai masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya juga menegaskan tidak ragu-ragu untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan anggota. Hal ini sebagai komitmen untuk bersih-bersih di tubuh Polri.
“Kami harap setiap anggota mulai dari pangkat dibawah hingga tertinggi mengerti dan paham sehingga tinggal melaksanakannya,” pungkasnya.
