RELUNG.ID – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, sektor logistik di Sumatra Selatan bersiap menghadapi peningkatan aktivitas. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Sumsel memprediksi lonjakan pengiriman akan kembali terjadi, mengikuti tren tahunan yang biasa melonjak di hari-hari terakhir sebelum masa libur.
Ketua DPW Asperindo Sumsel, Haris Jumadi, mengatakan bahwa pola kenaikan biasanya muncul pada tiga hingga empat hari sebelum libur dimulai. Namun lonjakan ini cenderung mereda setelah hari raya dan kembali normal usai pergantian tahun.
“Di momen seperti Nataru, kenaikan pengiriman bisa mencapai 70–80% dibanding hari biasa. Tahun ini kami perkirakan komoditas makanan dari Sumsel masih menjadi primadona pengiriman ke Jabodetabek,” ungkap Haris, Senin (24/11/2025).
Sementara itu, pengiriman barang dari luar daerah yang masuk ke Sumsel paling banyak berupa produk fesyen, terutama pakaian yang biasanya melonjak karena promo akhir tahun. Meski begitu, Asperindo mencatat bahwa lonjakan tidak selalu sesuai proyeksi—beberapa periode sebelumnya bahkan menunjukkan tren melemah.
Untuk menghindari penumpukan paket dan keterlambatan, pelaku usaha logistik mulai melakukan berbagai persiapan. Penambahan kurir, peningkatan jam operasional hingga 24 jam, serta penambahan petugas lapangan menjadi langkah antisipasi utama.
“Kami tetap harus bersiap meski lonjakan bisa saja tidak sebesar prediksi. Harapannya kondisi ekonomi lebih baik dan daya beli masyarakat kuat sehingga volume pengiriman ikut meningkat,” jelas Haris.
Selain faktor permintaan, keandalan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah yang memengaruhi ketepatan waktu layanan logistik. Asperindo menyoroti ruas-ruas yang kerap menjadi titik kemacetan, seperti Palembang–Pangkalan Balai hingga Betung, yang dapat memperlambat distribusi barang.
“Tidak seperti kendaraan pribadi, truk tidak bisa memilih jalur alternatif. Karena itu percepatan penyelesaian jalan tol menjadi kebutuhan mendesak agar distribusi tidak terganggu, terutama pada puncak libur akhir tahun,” pungkasnya.[THQ]

