RELUNG.ID – Pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Palembang terus bergulir. Pada Minggu (26/4/2026), Kelompok Terbang (Kloter) 4 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Namun di balik kelancaran proses tersebut, terdapat lima jemaah yang harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan.
Dari total 444 jemaah yang masuk ke Asrama Haji Sumatera Selatan untuk proses akhir, sebanyak 439 jemaah dinyatakan laik terbang dan diberangkatkan. Sementara lima lainnya, seluruhnya berasal dari Kota Palembang, belum dapat ikut serta dalam penerbangan kali ini.
Kepala Kanwil Kementerian Haji Sumsel, HM. Arkan Nurwahiddin, menegaskan bahwa keputusan penundaan semata-mata demi keselamatan jemaah.
“Kesehatan adalah prioritas utama. Jemaah yang belum memenuhi syarat terbang akan terus dipantau. Jika kondisi mereka sudah dinyatakan fit oleh tim medis, akan segera diberangkatkan pada kloter berikutnya,” ujarnya.
Ia memastikan, hak para jemaah untuk menunaikan ibadah haji tetap dijamin, selama kondisi kesehatan memungkinkan. Pemantauan intensif pun terus dilakukan oleh tim medis di Asrama Haji.
Dengan keberangkatan Kloter 4, total jemaah haji yang telah diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang kini mencapai 1.766 orang, termasuk petugas kloter yang mendampingi selama perjalanan hingga di Arab Saudi.
Di sisi lain, pemerintah juga mengingatkan jemaah terkait tantangan cuaca ekstrem di Tanah Suci. Staf Ahli Kementerian Haji dan Umrah RI, Ramadhan Harisman, menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Suhu di Arab Saudi jauh lebih tinggi dibandingkan di Indonesia. Jemaah harus disiplin menjaga kesehatan, terutama dengan cukup minum dan mengatur pola makan,” katanya.[THQ]

