RELUNG.ID – Sekitar 115 ribu model Honda Fit dan Honda HR-V dilakukan penarikan kembali untuk kedua kalinya.
Hal ini menyusul permasalahan lampu spion model Honda tersebut yang terus menyala dan tampil di dasbor.
Permasalahan ini berdampak pada status pengisian daya baterai yang menurun.
Dikutip dari Carscoop, Honda mengatakan, model Fit dan HR-V terkena dampak diproduksi dengan sirkuit daya yang tidak dirancang dengan benar pada unit audio display. Sehingga lampu gambar spion terus tampil.
Pembuat mobil sebelumnya telah mencoba memperbaiki masalah ini melalui pembaruan perangkat lunak, tetapi hal ini tidak cukup untuk memperbaiki prosedur boot-up unit audio layar.
Organisasi Pemerintah Federal AS untuk standar keselamatan transportasi atau dikenal sebagai The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebutkan, setidaknya ada 114.686 mobil yang terpaksa ditarik kembali.
Ini termasuk Honda Fit yang dibuat antara 12 Juni 2017 dan 30 November 2020, dan HR-V yang diproduksi dari 7 Juli 2018 hingga 25 April 2022.
“Kami telah menerima 92 klaim garansi terkait masalah ini antara 10 Februari 2023 dan 27 April 2024, tetapi tidak ada laporan cedera atau kematian terkait cacat ini,” tulisnya.
Dia menceritakan, awalnya Honda telah memutuskan untuk melakukan penarikan kembali pada 27 Januari 2023 karena permasalahan tersebut.
Kemudian, dibulan berikutnya. Pihaknya menerima klaim garansi pertama terkait permasalahan ini telah diperbaiki. Tak hanya itu, mereka menerima klaim garansi lainnya dan terus menyelidiki masalah ini selama lima bulan pertama tahun ini.

