RELUNG.ID – Sebanyak 13 kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel), termasuk Kota Palembang, saat ini berada dalam status siaga bencana banjir dan longsor akibat tingginya curah hujan di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh kabupaten/kota untuk terus memantau perkembangan kondisi debit air di masing-masing wilayah.
“Ada 13 kabupaten/kota yang masuk dalam kategori siaga bencana. Kami telah meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan intensif, terutama terhadap potensi kenaikan debit air,” ujar Iqbal pada Selasa (22/4).
Ia juga menegaskan bahwa BPBD Sumsel telah mempersiapkan personel, peralatan, dan logistik untuk menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi.
“Kami sudah siap dengan segala kebutuhan tanggap darurat. Saat ini, situasi masih bisa ditangani dengan baik jika terjadi banjir,” tambahnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami banjir dan longsor selama musim hujan. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kota Palembang, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, OKU Selatan, Muara Enim, dan Empat Lawang. Selain itu, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, Musi Rawas Utara, Kota Pagar Alam, dan Kabupaten Lahat juga masuk dalam daftar daerah rawan bencana.[THQ]

