RELUNG.ID – Sumatera Selatan kembali mencatat sejarah ekspor. Untuk pertama kalinya, sebanyak 19,7 ton kolang-kaling asal Sumsel berhasil lolos sertifikasi karantina dan resmi dikirim ke Thailand melalui Pelabuhan Boom Baru, pekan lalu.
Kepala Karantina Sumsel, Sri Endah Ekandari, menegaskan setiap komoditas ekspor wajib melalui pemeriksaan dokumen maupun fisik sesuai persyaratan negara tujuan. Dari hasil pemeriksaan, kolang-kaling tersebut dinyatakan memenuhi standar kesehatan karantina dan keamanan pangan.
“Kami sudah menerbitkan sertifikat fitosanitari sebagai jaminan bahwa produk ini aman dan layak masuk pasar internasional. Sertifikasi karantina juga penting agar produk tidak ditolak di negara tujuan,” kata Endah, Minggu (21/9/2025).
Ekspor perdana ini disebut menjadi momentum penting bagi Sumsel untuk memperkuat peran sebagai pintu gerbang perdagangan internasional, khususnya melalui Pelabuhan Boom Baru.
“Karantina Sumsel siap terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung kelancaran ekspor komoditas unggulan daerah. Harapannya, semakin banyak produk Sumsel yang bisa bersaing di pasar global,” ujarnya. (KPB)

