Sebanyak 21 pelajar di PALI, Sumsel, dibawa ke Kantor Polsek Penukal Utara. Lantaran, terlibat tawuran di depan Sekolah SMP Negeri 5 Penukal Utara Desa Tanding Marga.
21 pelajar tersebut terdiri dari 14 pelajar tingkat SMP dan 7 pelajar tingkat SMA.
Puluhan siswa ini sengaja dibawa ke kantor polisi untuk dipertemukan dengan orangtua masing-masing siswa sebagai bentuk kegiatan penyelesaian secara mediasi dan perdamaian. Perihal tawuran antar remaja sekolah yang diketahui berasal dari SMA N 1 Penukal Utara Dan SMP N 5 Penukal Utara.
Kronologis kejadiaan yang terjadi pada Kamis (13/10), sekitar pukul 17.30 WIB, bertempat di depan Sekolah SMPN 5 Penukal Utara Desa Tanding Marga, dimana keduanya pihak tersebut terlibat perkelahian kelompok atau tawuran dengan tangan kosong.
“Kejadiannya itu hari Kamis (13/10) dan kita (Polsek Penukal Utara, red) melakukan mediasi pada Jumat (14/10) di mako Polsek Penukal Utara dengan memanggil orang tua setiap pelajar yang terlibat,” Ungka Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK MAP, melalui Kapolsek Penukal Utara IPTU Arzuan SH, Sabtu (15/10/2022).
Meskipun kedua belah pihak telah berdamai, lanjut Kapolsek, saat ini pihaknya terus memantau dan menghimbau kepada pelajar ataupun orang tua serta guru untuk mengingatkan anak didiknya atau usia pelajar agar mengikuti kegiatan yang bermanfaat dan positif saja.
“Alhamdulillah telah damai dan sudah ada perjanjian dari kedua belah pihak. Namun kita tetap mengingatkan untuk para pelajar, orang tua dan guru, agar pelajar-pelajar ini yang masih remaja untuk melakukan kegiatan postif saja. Tentunya hal itu menjadi tugas bersama untuk memantau anak kita,” Pungkasnya.
