RELUNG.ID – Sebanyak 23 pemain putri bakal dikirim ke Provinsi Bangka untuk mengikuti Pra PON Cabor Sepakbola.
Pra PON Sepakbola Putri ini rencananya bertanding pada 23 Oktober mendatang.
“Ke-23 pemain putri ini merupakan hasil seleksi dari 60 peserta yang dilakukan selama 2 hari,” kata Manager Tim Putri Sumsel, Yulia Tri Samiha didampingi Asisten Pelatih, Lukmanul Hakim, Rabu (18/10).
Baca Juga: Fans One Piece Harus Tahu! Jadi Bajak Laut Luffy Dipengaruhi Nakama Shanks
Seleksi ini diikuti oleh beberapa daerah di Sumsel. Kemudian, dipilih oleh Coach Philipe dan Coach Wayang menjadi 23 pemain.
Dalam Pra PON ini, tim putri Sumsel masuk dalam satu grup dengan Bengkulu dan Bangka sebagai tuan rumah.
Namun, Bengkulu tidak mengirimkan tim. Sehingga, Sumsel kemungkinan akan menghadapi Bangka secara Home Away.
Baca Juga: Ini 4 Penyebab Boa Hancock Kalah Pamor dari Nami
“Kami sengaja mengirim tim putri karena kami melihat banyak talenta muda yang berbakat. Bahkan, tim putri ini dihuni para pemain muda yang berbakat,” ujarnya.
Sejauh ini, dia mengaku terus melakukan sejumlah persiapan. Meski pun waktu tinggal sedikit. Ditambah lagi, lapangan yang digunakan terbatas waktu.
Pihaknya juga berfokus untuk mengajukan dispensasi terhadap pemain yang masih sekolah, kuliah universitas dan perusahaan agar dapat diberikan izin untuk latihan dipagi hari.
Baca Juga: Nami Karakter Wanita Terpopuler di One Piece, Ini 4 Penyebabnya
“Kami harap walaupun waktu mepet, bisa lolos PON Aceh 2024 mendatang,” harapnya.
Selain terkendala waktu yang mepet, kendala yang dialami saat ini yaitu pembiayaan. Sampai saat ini, pihaknya masih menggunakan biaya sendiri atau secara mandiri.
Hal ini tentunya memberatkan. Terlebih lagi, biaya yang dikeluarkan cukup besar mulai dari transportasi, konsumsi, hingga penginapan.
Baca Juga: Ini 4 Kecerdasan Luffy, Tidak Disadari Fans One Piece
Selama ini menurutnya, pembiayaan diberikan KONI. Namun, kali ini tengah bermasalah sehingga pembiayaan harus dilakukan secara mandiri.
“Kami harap ada pemerhati yang peduli terhadap talenta anak-anak berbakat khususnya di Sumsel,” pungkasnya.

