Pejabat pemadam kebakaran mengatakan arus pendek diduga sebagai penyebabnya dan polisi di lokasi mengatakan mayat-mayat itu terbakar parah, sehingga sulit untuk diidentifikasi.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengaku sedih dengan insiden tersebut dan mendoakan para korban.
“Sangat sedih mendengar kecelakaan kebakaran di Rajkot. Pikiranku tertuju pada semua orang yang kehilangan orang yang mereka cintai. Doa untuk yang terluka,” tulis Modi di X.
Kebakaran sering terjadi di India karena praktik pembangunan yang buruk, kepadatan penduduk yang berlebihan, dan kurangnya kepatuhan terhadap peraturan keselamatan.
Pada bulan Februari, 11 orang tewas dalam kebakaran yang melanda pabrik cat di ibu kota New Delhi.
Pada tahun 2022, setidaknya 27 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah kebakaran besar terjadi di sebuah gedung komersial empat lantai di kota tersebut.
Pada tahun 2016, lebih dari 100 orang tewas akibat ledakan besar saat pertunjukan kembang api yang dilarang di negara bagian Kerala di selatan.

