RELUNG.ID – Perusahaan otomotif, Xiaomi EV berencana meluncurkan teknologi baru dibidang otomotif.
Peluncuran teknologi baru ini diselenggarakan pada 28 Desember mendatang.
Hal ini terungkap dalam akun Weibo resminya Xiaomi EV.
Baca Juga: Waspada! Ini 4 Masalah Kesehatan saat Rayakan Tahun Baru
Sebelumnya terdapat spekulasi tentang peluncuran kendaraan listrik pertama Xiaomi, yaitu SU7.
Namun, hal tersebut diklarifikasi oleh CEO Xiaomi, Lei Jun. Dia menegaskan jika acara tersebut akan terfokus pada teknologi.
Lei Jun juga menekankan pemisahan antara acara teknologi dan peluncuran produk, menandai perubahan pendekatan dari strategi peluncuran konvensional di industri smartphone.
Baca Juga: Volkswagen Konfirmasi Kehadiran ID GTI Berbasis Listrik pada Tahun 2026
Meskipun rumor tentang SU7 mungkin tidak terwujud dalam peluncuran ini, model sedan listrik pertama Xiaomi ini menarik perhatian dengan dimensinya yang mencolok.
Dengan panjang 4.997 mm, lebar 1.963 mm, dan tinggi berkisar antara 1.440 mm dan 1.455 mm, SU7 bersaing dengan model sekelas Tesla Model S dan Nio ET7.
Baterai SU7, yang diperoleh dari BYD dan CATL, mencerminkan komitmen Xiaomi terhadap jangkauan dan efisiensi.
Baca Juga: Ini 9 Penyebab Gagal Ginja di Usia Muda
Dengan pilihan kapasitas baterai 73,6 kWh dan 101 kWh, Xiaomi menawarkan jangkauan impresif mulai dari 628 km hingga 800 km, menempatkan SU7 sebagai pesaing serius di pasar kendaraan listrik.
Dalam wawancara baru-baru ini, CEO Xiaomi, Lei Jun, menyampaikan tekadnya untuk meraih kesuksesan dalam industri otomotif yang kompetitif.

