Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»3.000 Ton Barang KW seharga Rp1 Triliun di China Dimusnahkan
Lifestyle

3.000 Ton Barang KW seharga Rp1 Triliun di China Dimusnahkan

alwiBy alwi10/11/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Otoritas China melakukan pemusnahan 3.000 ton produk KW alias palsu dari sejumlah merk ternama di dunia. Mulai dari Nike hingga Louis Vuitton.

Pemusnahan massal ini dilakukan dalam sebuah acara yang digelar serentak di 17 provinsi dan kota di China, Kamis (10/11).

Dikutip dari CCTV, secara keseluruhan, 3.000 ton produk palsu tersebut bernilai hingga 500 juta yuan atau setara dengan Rp 1 triliun. Mereka dibakar, dibongkar, atau dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Barang-barang yang diangkut juga termasuk merek alkohol dalam kemasan dari Treasury Wine Estates dan Kweichow Moutai.

Menurut Adiministrasi Negara untuk Peraturan Pasar, langkah pemusnahan massal barang-barang KW dilakukan untuk menindak pelanggaran pasar.

Pemusnahan barang KW tidak jarang terjadi di China, yang dikenal sebagai produsen produk palsu.

Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan memperkirakan perdagangan global produk palsu mencapai 464 miliar dolar AS pada 2019. Kemunculan e-commerce juga meningkatkan pertumbuhan penjualan barang-barang palsu.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKasus Covid-19 di Muara Enim Bertambah 5 Orang, Meninggal 1 Kasus
Next Article Layang-layang dan Drone Ganggu Penerbangan di Bandara Silampari Lubuklinggau
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,938 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,808 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,781 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?