RELUNG.ID- Sebanyak 368 jemaah haji Kloter 11 Debarkasi Palembang yang berasal dari Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir tiba di Tanah Air pada Rabu (25/6/2025) pagi.
Dua dari total 370 jemaah semula tidak ikut dalam kepulangan kali ini Satu wafat di Tanah Suci, dan satu lainnya masih dirawat di rumah sakit.
Kepala Kanwil Kemenag Sumsel sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang, Syafitri Irwan, menyebut bahwa jemaah yang meninggal dunia adalah Murni Tanzirli (59) asal Ogan Ilir.
Ia wafat pada 22 Juni 2025 di Makkah. Sementara satu jemaah lainnya, Rohaya Syafe’i (75) asal Ogan Ilir, masih menjalani perawatan di RS King Abdullah, Makkah.
“Jadi yang pulang hari ini berjumlah 368 orang,” ujar Syafitri saat menyambut kedatangan jemaah di Asrama Haji Palembang.
Dengan kedatangan Kloter 11 ini, total jemaah haji yang sudah kembali melalui Debarkasi Palembang mencapai 4.047 orang. Rinciannya terdiri dari 2.935 jemaah asal Sumatera Selatan, 1.068 jemaah asal Bangka Belitung, serta 44 orang petugas kloter. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 21 jemaah wafat.
“Kloter 11 adalah kloter terakhir yang kembali dalam gelombang pertama. Besok malam, kita akan mulai menerima jemaah dari gelombang kedua, dimulai dengan Kloter 12,” jelasnya.
Syafitri juga menerangkan bahwa perbedaan antara gelombang pertama dan kedua terletak pada rute penerbangan. Jemaah gelombang pertama pulang dari Bandara Jeddah menuju Palembang, sementara gelombang kedua akan melalui Bandara Madinah.
Ia bersyukur bahwa proses pemulangan jemaah Debarkasi Palembang sejauh ini berjalan lancar dan sesuai jadwal, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah sempat memanas akibat konflik Israel–Iran.
“Konflik tersebut tidak berdampak pada jadwal kepulangan jemaah Debarkasi Palembang. Kementerian Agama terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan maskapai agar seluruh penerbangan haji berjalan aman dan lancar,” ungkap Syafitri.[DSK]

