RELUNG.ID — Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap I di Sumatera Selatan terus berjalan, dengan 4.877 calon jemaah haji telah menyelesaikan kewajiban pembayaran mereka hingga 7 Maret 2025. Dengan kuota total 6.940 jemaah, masih ada 2.063 orang yang belum melakukan pelunasan.
Ketua Tim Kerja Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Kemenag Sumsel, Fikri Setiawan, menyebutkan bahwa dari total yang sudah melunasi, 4.757 orang merupakan jemaah reguler, sementara 120 orang lainnya adalah jemaah lanjut usia (lansia).
“Pelunasan tahap I Bipih di Sumsel sudah dilakukan oleh 4.877 orang hingga saat ini. Kami terus memantau proses ini dan berharap pelunasan berjalan lancar hingga batas waktu yang ditentukan,” kata Fikri, Senin (10/3/2025).
Pelunasan tahap I dijadwalkan berakhir pada 14 Maret 2025, menyisakan lima hari lagi bagi calon jemaah yang belum menyelesaikan pembayaran mereka. Fikri mengungkapkan bahwa sejumlah kendala menjadi alasan masih banyaknya jemaah yang belum melunasi Bipih.
“Kendala utama yang dihadapi adalah banyaknya jemaah yang belum mendapatkan istiṭā‘ah kesehatan. Ada juga yang memilih menunda keberangkatan karena alasan pribadi. Hingga kini, jumlah pasti jemaah yang menunda keberangkatan masih didata oleh PHU Kemenag kabupaten/kota,” jelasnya.
Jika hingga akhir periode pelunasan tahap I masih terdapat sisa kuota akibat jemaah yang tidak melunasi atau menunda keberangkatan, Kemenag Sumsel akan membuka pelunasan tahap II.
“Pelunasan tahap II ini diperuntukkan bagi jemaah yang mengalami kegagalan sistem pada tahap I, penggabungan mahram, pendamping jemaah lansia prioritas, pendamping jemaah disabilitas, serta jemaah cadangan,” ungkap Fikri.
Dengan waktu yang semakin mendekati batas akhir, Kemenag Sumsel mengimbau calon jemaah haji untuk segera menyelesaikan pelunasan dan memastikan seluruh persyaratan, termasuk dokumen kesehatan, terpenuhi agar perjalanan ibadah haji dapat terlaksana dengan baik dan lancar.[THQ]

