Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»4 Tips Hilangkan Bau Pesing di Toilet
Lifestyle

4 Tips Hilangkan Bau Pesing di Toilet

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda03/06/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Bau pesing sangat menyegat di toilet rumah terkadang susah sekali membersihkannya. Bahkan kita harus merogo kocek lebih dalam untuk membeli pewangi toilet.

Baca Juga: Makan Belalang Goreng Bisa Cerdaskan Otak Anak

Nah ada ada cara menghilangkan bau pesing karena bau kecing yang menyegat. Dilansir dari Alodokter, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi bau kencing menyengat, yaitu:

1. Minum banyak air putih

Jika bau kencing menyengat muncul saat cuaca panas, ketika berolahraga, atau kurang minum bisa jadi kamu mengalami dehidrasi. Dehidrasi dapat ditandai dengan bau kencing menyengat karena kadar air di dalam urine berkurang, sehingga komposisinya dengan amonia atau zat lain menjadi tidak seimbang.

Amonia inilah yang menyebabkan kencing berbau. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat kadar air di dalam urin lebih tinggi dan diikuti dengan konsentrasi amonia menurun. Dengan begitu, bau kencing menyengat akan hilang.

2. Batasi konsumsi makanan atau minuman beraroma tajam

Suka minum kopi atau makan jengkol? Hal tersebut sebenarnya boleh-boleh saja, kok. Namun, kalau ingin bau kencing yang menyengat segera hilang, sebaiknya hentikan dulu mengonsumsi makanan atau minuman tersebut, ya.

Seperti yang telah dijelaskan, aroma tajam pada makanan atau minuman berasal dari senyawa kimia tertentu, contohnya asam hidroksisinamat pada kopi. Di dalam tubuh, senyawa ini dipecah dan menghasilkan metabolit. Sebagian metabolit dikeluarkan melalui urine dan inilah yang membuat urine bau menyengat.

Baca Juga: Ini Fakta Kacang Koro Bisa Jaga Kesehatan Jantung

Selain membatasi konsumsi makanan atau minuman beraroma tajam, kamu juga disarankan minum banyak air putih jika terpaksa harus mengonsumsi jenis makanan tersebut. Tujuannya agar buang air kecil lebih teratur dan senyawa kimia yang memberi aroma pada makanan atau minuman cepat keluar dari tubuh.

3. Atasi penyebab yang mendasari

Bau kencing menyengat bisa disebabkan oleh kondisi atau penyakit tertentu, seperti infeksi saluran kemih, penyakit menular seksual, fistula, diabetes melitus, penyakit liver, fenilketonuria, hingga maple syrup urine disease. Oleh karena itu, penting untuk mengatasi penyebab utama dari bau kencing yang menyengat.

Misalnya, jika disebabkan oleh infeksi saluran kemih, dokter akan memberikan obat antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri.

Jika disebabkan oleh penyakit menular seksual, pengobatan perlu dilakukan bersama pasangan. Kamu dan pasangan juga disarankn agar tidak berhubungan seksual untuk sementara waktu sampai dinyatakan sembuh.

4. Terapkan kebiasaan buang air kecil yang sehat

Kebiasaan menahan pipis bisa menjadi penyebab bau kencing menyengat, lho. Soalnya, menahan pipis dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri di kandung kemih, yang akhirnya memicu terjadinya ISK. Nah, salah satu gejala dari ISK adalah bau kencing yang menyengat.

Selain menahan pipis, kebiasaan menggunakan celana yang ketat dan tidak bersih saat mencuci alat kelamin setelah buang air juga berpotensi menyebabkan ISK. Itulah sebabnya, kamu sangat dianjurkan untuk menggunakan celana yang longgar dan membersihkan organ intim dengan baik setelah buang air.

Semoga bermanfaat

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMakan Belalang Goreng Bisa Cerdaskan Otak Anak
Next Article Minggu 4 Juni 2023, Prakiraan Cuaca Palembang Hari Ini Cerah Berawan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,993 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,864 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,836 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?