RELUNG.ID-Sebanyak 437 jemaah haji Kloter 9 Debarkasi Palembang tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Minggu (14/6/2026) siang.
Kepulangan kloter yang mayoritas berasal dari Provinsi Bangka Belitung tersebut diwarnai sejumlah dinamika, mulai dari adanya jemaah yang wafat di Arab Saudi, jemaah yang masih menjalani perawatan, hingga mutasi antar kloter.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, menyampaikan duka cita atas wafatnya seorang jemaah Kloter 9 atas nama Aminah Katip Rahim (76), asal Bangka Belitung.
“Kami menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Ibu Aminah di Tanah Suci. Semoga ibadahnya diterima Allah,” ujar Arkan saat menyambut kedatangan jemaah di Asrama Haji Sumsel.
Selain itu, satu jemaah atas nama Suwadi Marsyit Karyorejo (77), juga asal Bangka Belitung, belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
“Kita doakan semoga Bapak Suwadi segera diberikan kesembuhan sehingga bisa segera menyusul pulang ke Tanah Air,” katanya.
Arkan menjelaskan, dari total 439 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, terdapat perubahan komposisi saat kepulangan. Selain satu jemaah wafat dan satu masih dirawat, terdapat mutasi antar kloter.
Jemaah atas nama Sri Utami Slamet (56) telah lebih dahulu pulang bersama Kloter 3, sementara Herman Taufik (67), jemaah asal Lubuklinggau yang tergabung dalam Kloter 14, ikut kembali bersama Kloter 9.
Dengan kondisi tersebut, jumlah jemaah yang tiba bersama Kloter 9 tercatat sebanyak 437 orang.
Dalam kesempatan itu, Arkan mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan ibadah haji dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.
“Atas nama panitia dan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, kami mengucapkan selamat datang, ahlan wa sahlan kepada seluruh jemaah haji yang datang hari ini,” ucapnya.
Ia mengingatkan bahwa kepulangan dari Tanah Suci bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk mengimplementasikan nilai-nilai haji mabrur dalam kehidupan sehari-hari.
“Haji bukanlah akhir dari seluruh perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih baik. Kemabruran haji hendaknya tercermin dari akhlak, kepedulian, kejujuran, dan keteladanan di tengah keluarga maupun masyarakat,” tuturnya.
Hingga saat ini, Debarkasi Palembang telah menerima kepulangan sebanyak 3.981 jemaah haji, terdiri dari 2.877 jemaah asal Sumatera Selatan, 1.068 jemaah asal Bangka Belitung, serta 36 petugas kloter.
Pihak Kanwil Kemenhaj Sumsel bersama instansi terkait memastikan proses pemulangan jemaah menuju daerah asal masing-masing berjalan lancar, baik melalui jalur darat menuju Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara maupun jalur udara menuju Bangka Belitung. [DSK]

