Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»493 Hotspot Muncul dalam 10 Hari, Empat Daerah di Sumsel Masuk Zona Waspada Karhutla
Regional

493 Hotspot Muncul dalam 10 Hari, Empat Daerah di Sumsel Masuk Zona Waspada Karhutla

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda13/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Foto: Asap tebal membumbung di lokasi Karhutla Pangkalan Lampam. (Dok. BPBD Sumsel)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan semakin meningkat seiring menguatnya musim kemarau. Dalam 10 hari pertama Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mendeteksi 493 titik panas (hotspot) yang tersebar di berbagai wilayah, dengan empat kabupaten menjadi daerah paling rawan.

Data BPBD Sumsel menunjukkan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, disusul Muara Enim, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Komering Ulu (OKU).

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan peningkatan jumlah hotspot menjadi sinyal yang harus diwaspadai meski belum seluruhnya dipastikan sebagai titik api.

“Dalam 10 hari pertama Juli, hotspot yang terdeteksi di Sumsel sebanyak 493 titik. Hotspot terbanyak berada di Muba, Muara Enim, OKI, dan OKU,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Rinciannya, Muba mencatat 89 hotspot, disusul Muara Enim 71 titik, OKI 67 titik, dan OKU 65 titik. Selain itu, Lahat terpantau memiliki 38 hotspot, Ogan Ilir 37 titik, PALI 27 titik, OKU Timur 22 titik, serta Banyuasin sebanyak 20 titik.

Di sisi lain, Kota Palembang dan Lubuklinggau menjadi dua daerah yang belum mencatat adanya hotspot sepanjang Juli 2026.

Secara kumulatif, jumlah hotspot di Sumsel sejak awal tahun telah mencapai 2.342 titik. Lonjakan tertinggi terjadi pada Juni dengan 755 hotspot dan Mei sebanyak 708 hotspot, menjadikannya periode dengan aktivitas titik panas tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Sudirman, meningkatnya hotspot dipengaruhi kondisi cuaca yang semakin kering akibat minimnya curah hujan di sebagian besar wilayah Sumsel. Namun, ia menegaskan hotspot hanyalah indikator awal sehingga setiap temuan tetap harus diverifikasi melalui patroli lapangan.

“Hotspot belum tentu merupakan titik api, tetapi menjadi peringatan dini yang harus segera ditindaklanjuti agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi karhutla,” jelasnya.

BPBD Sumsel bersama instansi terkait terus meningkatkan patroli darat dan pemantauan wilayah rawan, terutama di daerah yang memiliki jumlah hotspot tinggi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mempercepat penanganan jika ditemukan indikasi kebakaran.

Selain itu, masyarakat kembali diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama selama musim kemarau. BPBD juga meminta warga segera melaporkan apabila menemukan titik api agar proses pemadaman dapat dilakukan sebelum api meluas.

“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah karhutla. Dengan deteksi dini dan respons cepat, risiko kebakaran yang lebih besar dapat ditekan selama musim kemarau berlangsung,” tutup Sudirman.[THQ]

 

Hotspot Karhutla Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral Pemuda Mengamuk di Pasar Sibolga, Diduga Frustrasi Usai Gagal Seleksi TNI
Next Article Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain, Kami Terima Kritik
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20265 Views
Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20268 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,947 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,817 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,790 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?