RELUNG.ID – Pemerintah Kota Palembang menurunkan sebanyak 500 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Personel tersebut berasal dari berbagai instansi, di antaranya Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta tenaga kesehatan.
Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat, khususnya para pemudik yang datang maupun melintas di Kota Palembang.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengatakan bahwa ratusan personel tersebut akan disiagakan di 23 posko yang telah didirikan Pemkot Palembang. Posko tersebut terdiri dari 15 pos pengamanan, 2 pos pelayanan, 3 pos terpadu, serta 2 pos tambahan.
“Sebanyak 500 personel kita turunkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran,” ujarnya saat meninjau posko, Rabu (19/3/2025).
Dari total personel yang disiagakan, sebanyak 178 orang merupakan tenaga kesehatan yang dilengkapi dengan 35 unit ambulans. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat dan pemudik.
Selain personel, Pemkot Palembang juga menyiapkan berbagai sarana pendukung, seperti mobil derek dan tim Unit Reaksi Cepat (URC) dari Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga mencakup titik-titik keramaian seperti pusat perbelanjaan dan ruang publik. Petugas Dinas Perhubungan disiagakan untuk mengatur lalu lintas, sementara Satpol PP bertugas menertibkan parkir liar dan menjaga ketertiban umum.
Aprizal menegaskan bahwa pengerahan ratusan personel ini merupakan bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban dan mematuhi aturan demi terciptanya suasana mudik yang aman dan nyaman di Kota Palembang. (DSK)

