Sebanyak 51 orang dari total 615 peserta calon Pantia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pemilu 2024, tidak mengikuti tes tertulis dengan sistem CAT pada 14 hingga 16 Oktober di Sekolah Tinggi Sumpah Pemuda (Stihpada) Palembang.
Ketua Pokja Seleksi Panwascam Bawaslu Palembang, Dadang Apriyanto mengatakan selama proses seleksi CAT tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja, dihari pertama pelaksanaan sempat mengalami down server se Indonesia. Selain itu, ada juga peserta yang datang terlambat dan hanya registrasi saja.
“51 Orang ini tidak hadir sama sekali sehingga otomatis tidak ada nilainya,” katanya, Selasa (18/10).
Hasil seleksi ini nantinya akan direkap langsung oleh Bawaslu RI dan Sumsel dan nantinya akan diurutkan ke-6 besar setiap kecamatan yang ada. Artinya, tidak ada kewenangan pihaknya terkait lulus atau tidaknya para peserta Panwascam Pemilu 2024 mendatang.
“Rencananya hari ini akan diumumkan enam besar di masing-masing kecamatan,” ujarnya.
Setelah mengikuti tahapan tes tertulis CAT ini, nantinya akan dilakukan wawancara oleh Komisioner Bawaslu Palembang pada 19 Oktober di Stihpada Palembang. Kemudian, akan dibuat perangkingan tiga orang dan barulah dilantik pada Oktober mendatang.
“Proses seleksi Panwascam ini dilakukan transparan dan tidak ada tidak ada titip-titipan. Hal ini guna mengawal pesta demokrasi akbar 2024 mendatang,” pungkasnya.
