RELUNG.ID – Semua manusia menunjukan sikap egois yang tiba-tiba kelewat batas. Nah hal itu buruk apabila terus kalian keluarkan.
Baca Juga: 4 Dampak Buruk Sering Mengeluarkan Sperma
Nah ini ada 6 tips menghilangkan sikap egois yang kelewat batas. Dilansir dari klik dokter, supaya dampak buruk tersebut tidak terjadi, kamu bisa ikuti cara menghilangkan sikap egois berlebihan berikut ini:
1. Pahami Sikap-Sikap Egois yang Ada dalam Diri
Sudah dijelaskan jika bersikap egois tidak selalu buruk. Kecuali, jika rasa egois yang dimiliki terlalu berlebihan. Jadi, cara terbaik untuk menghilangkan sikap egois yang berlebihan bisa dimulai dengan mengevaluasi perilaku egois dalam diri yang sudah kelewat batas.
Perilaku egois yang mungkin kamu lakukan, di antaranya:
– Ingin diperlakukan dengan baik, tapi tidak melakukan sebaliknya
– Suka mengatur dan mengendalikan pasangan, teman, atau orang di sekitar
– Tidak mau mengakui kesalahan atau menerima kritikan
– Tidak menghargai usaha maupun kerja keras orang lain.
– Merasa bahwa dirinya selalu benar
Jika kamu merasa memiliki perilaku egois yang disebutkan di atas, kamu dapat melakukan upaya untuk berubah.
Mungkin butuh waktu dan sedikit latihan. Namun, pada akhirnya, kamu akan lebih mampu mengenali perilaku egois dan lebih mahir menanganinya sebelum menjadi masalah serius.
2. Meluangkan Waktu untuk Mendengarkan Orang Lain
Disampaikan oleh Iswan Saputro, M.Psi., Psikolog, belajar untuk mendengarkan pendapat orang lain menjadi cara untuk menghilangkan perilaku egois. Pasalnya, orang yang egois cenderung tidak mau menerima kritikan dan selalu merasa dirinya itu benar.
“Dengan lebih banyak mendengarkan pendapat maupun kritik orang lain, bersamaan juga menghilangkan sisi egois kita secara perlahan”, jelas psikolog Iswan.
Baca Juga: Kenali! Ini Penyakit Telinga Sering Dialami Anak
3. Mengamati Kebutuhan Orang Lain
Semua orang memiliki kebutuhan dan keinginan, begitu juga kamu. Namun terkadang, apa yang kamu inginkan bisa saja menjadi kebutuhan orang lain.
Contoh sederhananya, memberikan tempat duduk di kereta pada seorang ibu yang mengendong bayi.
Memang pada saat itu, kamu ingin duduk di kereta. Namun jika saat itu kamu masih mampu untuk berdiri dan paham bahwa ibu tersebut lebih membutuhkan tempat duduk, kamu bisa memberikan tempat dudukmu.
“Cobalah mengamati apa yang ada di sekitarmu dan apa kebutuhan mereka. Cara ini cukup efektif untuk melatih diri kita untuk mengurangi sisi egois kita”, papar psikolog Iswan.
4. Memperdalam Rasa Empati
Empati adalah merasakan apa yang dialami seseorang dari sudut pandang mereka, tanpa harus benar-benar berada pada situasi tersebut.
“Mengembangkan rasa empati adalah cara yang bagus untuk menghilangkan sikap egois yang berlebihan. Kamu dapat lebih peka dengan kondisi di sekitarmu”, ucap psikolog Iswan.
Kamu dapat mengasah rasa empati dengan cara berikut:
– Membayangkan perasaan yang dialami seseorang ketika ia baru saja mengalami kejadian yang menyedihkan
– Meluangkan waktu untuk untuk berkomunikasi dengan orang lain
– Memikirkan kesamaan yang kamu miliki dengan orang lain daripada terpaku pada perbedaan
“Dengan empati, akan terbesit pikiran untuk memberikan dukungan atau bantuan agar beban yang dirasakan orang lain bisa berkurang. Tidak selalu dengan tindakan, mengucapkan bela sungkawa atau memberikan semangat juga bisa kamu lakukan”, tambah Iswan lebih jelas.
5. Sering Membantu Orang Lain
Jika kamu berhasil meningkatkan empati, kamu tidak akan segan untuk membantu orang lain yang kesulitan.
“Membiasakan diri membantu orang lain sekecil apa pun itu, bisa menjadi cara untuk menghilangkan sikap egois”, tegas Iswan.
Kamu bisa mengikuti kegiatan-kegiatan sosial yang ada di lingkungan rumah, kampus, atau kantor. Selai menghapus keegoisan dalam diri, aktivitas ini juga membuat kamu punya banyak teman dan mengatasi kesepian.
Semua itu membuat kamu lebih bahagia, yang ujungnya bisa mengurangi stres dan menurunkan risiko depresi.
6. Lebih Bersyukur dan Menghargai Orang Lain
Cara menghilangkan perilaku egois adalah dengan lebih bersyukur. Mempraktikkan rasa syukur dengan rajin beribadah dan suka menolong orang lain yang kesusahan, dapat mengurangi sikap mementingkan diri sendiri.
Kamu juga dapat memusatkan perhatian pada hal-hal yang disukai dan menghormati kerja keras orang lain.
Semoga bermanfaat

