RELUNG.ID – Cuaca kemarau kini mulai melanda di beberapa daerah di Sumsel, salah satunya di PALI.
Terbukti beberapa hotspot pun mulai terpantau di wilayah tersebut.
Demikian diakui oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI, Ahmad Hidayat, Selasa (18/7).
Baca Juga: Ini 4 Zodiak yang Kuat Jalani Kehidupan Berat
“Sejauh ini sudah ada 66 titik hotspot yang terpantau, serta titik paling banyak berada di Kecamatan Talang Ubi,” katanya.
Dia mengaku, Surat Keputusan (SK) Bupati turunan dari Gubernur tentang darurat bencana asap telah dikeluarkan sejak April dan mulai diberlakukan Juni lalu hingga September.
Karena itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ini.
Baca Juga: Kim Ah Joong Ditawari Jadi Guru di Drakor ‘War Of Daechidong’s Number Ones’
“Kami juga akan memanggil para Kepala Desa (Kades) di PALI untuk melakukan rapat koordinasi penanggulangan dan pencegahan karhutla ini,” ujarnya.
Dia mengaku, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan sosialisasi baik turun kelapangan maupun dengan spanduk dan sosial media terkait bahaya dan akibat dari pembakaran hutan.
“Sosialisasi ini mulai dari dampak buruk karhutla hingga pelarangan pembukaan lahan dengan cara dibakar serta pencegahan penyebab karhutla,” pungkasnya.

