RELUNG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau telah melakukan mapping terkait kemiskinan di Lubuklinggau. Dari hasil mapping diketahui 681 Kepala Keluarga (KK) masih tercatat sebagai warga miskin yang belum mendapat bantuan.
Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe mengatakan, saat ini kemiskinan ekstrem di Lubuklinggau Sumsel sudah turun menjadi satu digit. Menurutnya, capaian tersebut sudah cukup baik. Mengingat, sebelumnya angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya sempat meningkat akibat pandemi.
Baca Juga: 31 Mobil dan 71 Motor Disita Selama Operasi Kepolisian Rutin yang Dilakukan
“Angka kemiskinan ini padahal sudah turun, tapi karena pandemi mengalami peningkatan lagi. Tapi sekarang sudah turun kembali,” katanya.
Berdasarkan hasil mapping, angka kemiskinan sebelumnya sebanyak 3.985 KK. Di tahun 2022 lalu 848 KK yang belum tersentuh bantuan. Saat ini sudah menurun tinggal 681 KK yang belum mendapatkan bantuan. Pihaknya juga saat ini tengah mengupayakan tetap meminta bantuan Kemensos untuk memberikan realisasi sosialnya.
“Pemerintah daerah ini sulit kalau berkaitan dengan bansos ini sensitif,” ujarnya.
Baca Juga: Bank BTN Peroleh PMN Rp2,5 Triliun, Menkeu: Itu Uang yang Berasal dari Rakyat Indonesia
Meski demikian, Pemkot Lubuklinggau tetap membantu mereka. Melalui, dinas dan juga instansi vertikal serta perbankan.
“Kalaupun ada bantuan berikanlah kepada saudara kita yang belum pernah mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun,” pungkasnya.

