RELUNG.ID – Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan melakukan kunjugan ke Pemkot Palembang, Kamis (25/3)
Kunjungan ini untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta perusahaan yang telah menjadi peserta.
“Dukungan dari para pemimpin daerah sangat penting bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk dapat mewujudkan cita-cita bangsa yaitu universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Dewas BPJS Ketenagakerjaan, Yayat Syariful Hidayat.
Dia mengapresiasi dukungan Pemkot Palembang dalam meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Palembang.
Salah satu bentuk dukungannya yaitu terbitnya Peraturan Wali Kota Nomor 17 Tahun 2017 tentang Kewajiban Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Cabang Palembang dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tentang Pengintegrasian Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Melalui Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Palembang.
“Kami mengapresiasi atas dukungan pak Pj Wako, mudah-mudahan sinergi ini bisa terus berjalan dengan baik,” katanya.
Dia juga menyebutkan sejauh ini setidaknya ada 9.467 tenaga non ASN di Kota Palembang yang tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan
Selain itu, dia juga mengingatkan instruksi Presiden Joko Widodo Nomor 2 Tahun 2021 bahwa seluruh Pemerintah Daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November mendatang, wajib mendaftarkan seluruh petugas ad hoc menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami harap amanah inpres ini dapat dijalankan sebagaimana mestinya. Memastikan seluruh jajaran BPJS Ketenagakerjaan di setiap daerah siap untuk memastikan Pilkada berjalan dengan baik melalui perlindungan para petugas yang terlibat,” terangnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, siap mendukung program BPJS Ketenagakerjaan.
“Kita terus upayakan. Rencananya, ke depan untuk mendaftarkan marbot, RT dan RW untuk menjadi peserta. Karena ini sangat penting untuk melindungi masyarakat,” singkatnya.

