Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Jalan Utama IKN Tuntas 100 Persen, Pemerintah Kebut Gedung DPR hingga Mahkamah Agung
Bisnis

Jalan Utama IKN Tuntas 100 Persen, Pemerintah Kebut Gedung DPR hingga Mahkamah Agung

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda18/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Suasana Kompleks Legislatif di IKN. Foto: Dok. OIKN
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan pembangunan jalan utama di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah selesai seluruhnya. Rampungnya infrastruktur dasar tersebut menjadi pijakan bagi percepatan pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif yang ditargetkan menopang IKN sebagai ibu kota politik pada 2028.

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan penyelesaian jalan utama merupakan bagian dari pembangunan tahap pertama (batch 1) yang telah mencapai 100 persen.

“Batch 1 tahun 2025 telah selesai 100 persen. Batch 1 merupakan pembangunan jalan-jalan utama,” ujar Basuki dalam rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/7).

Setelah infrastruktur jalan tuntas, pemerintah kini mengalihkan fokus pembangunan ke tahap kedua (batch 2) dengan skema kontrak tahun jamak 2025-2027.

Pada tahap ini, pemerintah akan membangun kawasan perkantoran lembaga legislatif dan yudikatif, termasuk gedung DPR, MPR, DPD, Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial, ruang sidang paripurna, serta kawasan hunian bagi para penghuni kawasan pemerintahan tersebut.

Basuki menyebut progres pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif saat ini telah mencapai sekitar 15 persen. Selain pembangunan gedung utama, OIKN juga akan segera melelang proyek pembangunan kawasan hunian bagi pejabat dan pegawai yang nantinya bertugas di kawasan legislatif dan yudikatif.

“Akan kita tenderkan minggu ini untuk huniannya. Perkantoran dan kawasannya sudah dikerjakan, sekarang tinggal pembangunan huniannya,” jelas Basuki.

Ia menambahkan berbagai regulasi pendukung juga terus disiapkan sebagai bagian dari persiapan pemindahan fungsi pemerintahan ke IKN. Basuki menegaskan seluruh pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota politik Indonesia pada 2028 sesuai Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025.

Saat ini, transportasi umum di kawasan IKN masih mengandalkan armada bus listrik. Sementara proyek kereta ringan atau LRT belum masuk tahap pembangunan.

“Kita baru masih pakai bus listrik. Kalau LRT sekarang belum,” katanya.

OIKN saat ini mengelola 40 paket pekerjaan fisik yang dibiayai APBN. Sebanyak sembilan paket telah selesai pada 2025, 15 paket masih dalam tahap konstruksi, dan 16 paket lainnya memasuki proses persiapan lelang.

Proyek yang tengah berjalan meliputi pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif, jaringan jalan, embung, kolam retensi, hingga jaringan perpipaan air minum.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum menangani 90 paket pekerjaan, dengan 78 paket telah rampung dan 12 paket masih dalam tahap pembangunan, termasuk Jalan Tol IKN serta duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek.

Di sisi lain, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mengerjakan 12 paket proyek, di mana 11 paket telah selesai dan satu paket pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih berlangsung.[THQ]

Basuki Hadimuljono IKN IKNIK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTNI AD Berkontribusi pada 55,24 Persen Target Produksi Beras Nasional 2026
Next Article Drakor Agent Kim Reactivated Cetak Rekor Rating Tertinggi
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,910 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,782 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,755 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?