Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Herman Deru Siaga Hadapi Ancaman Kekeringan, Target Produksi Pangan Sumsel Diminta Tetap Terjaga
Regional

Herman Deru Siaga Hadapi Ancaman Kekeringan, Target Produksi Pangan Sumsel Diminta Tetap Terjaga

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda22/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel Herman Deru. (Dudi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman kekeringan yang diperkirakan terjadi selama musim kemarau tahun ini. Langkah antisipasi dinilai penting agar produktivitas pertanian tetap terjaga dan posisi Sumsel sebagai salah satu lumbung pangan nasional tidak terganggu.

Deru menegaskan, Sumsel saat ini menempati posisi ketiga sebagai penyumbang produksi pangan terbesar di Indonesia. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah daerah hingga instansi terkait diminta bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian.

“Dampak kekeringan terhadap produktivitas pertanian harus diantisipasi agar tidak mengganggu capaian produksi yang sudah berjalan dengan baik,” ujar Herman Deru, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, mempertahankan prestasi sebagai daerah penghasil pangan tidak hanya soal menjaga peringkat nasional, tetapi juga memastikan hasil produksi tetap optimal meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

“Prestasi sebagai salah satu produsen pangan tertinggi harus kita pertahankan, baik dari sisi peringkat maupun jumlah produktivitasnya,” katanya.

Selain mengancam sektor pertanian, Deru mengingatkan musim kemarau juga berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jika tidak diantisipasi sejak dini, karhutla dapat menimbulkan dampak yang jauh lebih luas, mulai dari gangguan kesehatan masyarakat hingga aktivitas transportasi.

“Asap karhutla tidak hanya menurunkan kualitas udara, tetapi juga bisa menyebar ke daerah lain dan mengganggu operasional penerbangan,” ujarnya.

Peringatan tersebut sejalan dengan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut fenomena El Niño kini telah aktif bersamaan dengan masuknya seluruh wilayah Sumsel ke musim kemarau.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, menjelaskan hasil pengamatan hingga Dasarian I Juli 2026 menunjukkan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat lebih dari 1,5 derajat Celsius. Bahkan pada awal Juli, kenaikan suhu tercatat hampir mencapai dua derajat Celsius di atas kondisi normal.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator menguatnya El Niño yang berpotensi menekan pembentukan awan hujan di Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan.

“Menguatnya fenomena El Niño ini berpotensi menyebabkan penurunan curah hujan di Sumsel,” kata Wandayantolis.

Ia menambahkan, berkurangnya curah hujan akan meningkatkan peluang terjadinya kekeringan di sejumlah wilayah, sehingga pemerintah daerah perlu memperkuat langkah mitigasi, terutama di sektor pertanian dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.[THQ]

Gubernur Sumsel Herman Deru Kemarau Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBuntut Dugaan Korupsi Lampu Jalan, Dua Anggota DPRD Palembang Diperiksa Kejari
Next Article Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur karena Sakit Jantung
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,903 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,775 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,748 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?