Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»AS Dilanda Wabah Campak Terburuk dalam 35 Tahun, Kasus Tembus 2.318 Orang
Indeks

AS Dilanda Wabah Campak Terburuk dalam 35 Tahun, Kasus Tembus 2.318 Orang

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda25/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Amerika Serikat kembali menghadapi lonjakan kasus campak yang mengkhawatirkan. Hingga pertengahan 2026, negara tersebut mencatat 2.318 kasus campak terkonfirmasi, menjadikannya wabah terbesar dalam 35 tahun terakhir sekaligus melampaui total kasus sepanjang 2025.

Data terbaru yang dirilis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Jumat (24/7/2026) menunjukkan penyebaran campak terus meningkat di berbagai wilayah. Jumlah kasus tahun ini bahkan telah melampaui 2.289 kasus yang tercatat sepanjang 2025, yang saat itu mengakibatkan tiga kematian, termasuk dua anak-anak.

Lonjakan tersebut memicu kekhawatiran baru terhadap penurunan cakupan vaksinasi di Amerika Serikat. Padahal, pada tahun 2000 negara itu sempat dinyatakan berhasil mengeliminasi campak berkat tingginya tingkat imunisasi masyarakat.

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular melalui saluran pernapasan. Penderita umumnya mengalami demam, batuk, pilek, mata merah, disertai ruam di seluruh tubuh. Pada kasus tertentu, infeksi dapat berkembang menjadi pneumonia, radang otak (ensefalitis), hingga menyebabkan kecacatan permanen bahkan kematian.

Para pakar kesehatan menilai meningkatnya keraguan masyarakat terhadap vaksin menjadi salah satu faktor utama di balik kembali merebaknya penyakit yang sebelumnya berhasil ditekan tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, tren penolakan vaksin di sejumlah komunitas terus meningkat dan berdampak pada menurunnya kekebalan kelompok.

Situasi ini juga menyeret nama Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat, Robert F. Kennedy Jr. Ia menjadi sorotan karena dinilai sejumlah kalangan turut memperkuat sentimen anti-vaksin yang memicu keraguan masyarakat terhadap keamanan imunisasi.

Terakhir kali Amerika Serikat mengalami wabah campak sebesar ini terjadi pada 1991 dengan total 9.643 kasus. Setelah program vaksin campak dua dosis diterapkan secara luas, jumlah kasus berhasil ditekan secara signifikan hingga penyakit tersebut dinyatakan telah dieliminasi pada 2000.

Sebelum vaksin campak dikembangkan pada awal 1960-an, penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama kematian anak di Amerika Serikat dengan ratusan korban jiwa setiap tahun. Meski kini telah tersedia vaksin yang efektif, campak masih menjadi ancaman kesehatan global dan diperkirakan merenggut puluhan ribu nyawa setiap tahun, terutama di negara dengan cakupan imunisasi yang rendah.

Amerika Serikat Campak Kasus Campak
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTiga Warga Alami Luka Bakar Akibat Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Perbatasan Muba-Muratara
Next Article Sengketa Lahan 12 Hektar di Banyuasin, Koperasi Plasma Sebut Gugatan Salah Sasaran
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,889 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,762 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,735 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?