RELUNG.ID– Sebuah mobil Toyota Innova Reborn berwarna hitam dengan nomor polisi BG 1197 LR menjadi sorotan setelah diduga digunakan untuk melakukan perbuatan asusila di area parkir basemen Pasar Inpres Muara Enim, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa yang kemudian viral di media sosial itu membuat suasana pasar mendadak geger. Mobil tersebut diduga berusaha melarikan diri setelah aksinya diketahui hingga menabrak portal pintu masuk parkiran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan perbuatan asusila itu pertama kali diketahui oleh seorang juru parkir yang merasa curiga melihat kendaraan terparkir dalam kondisi bergoyang cukup lama.
Karena curiga, petugas parkir mendekati kendaraan dan mengetuk kaca sambil memanggil pengemudi. Namun, pengemudi justru menyalakan mesin kendaraan dan berusaha meninggalkan lokasi.
Mobil sempat mengarah ke jalur keluar parkiran. Namun karena akses keluar telah ditutup petugas, pengemudi diduga panik dan memundurkan kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga menghantam portal pintu masuk parkiran dan menyebabkan kerusakan.
Insiden tersebut sempat memicu kepanikan di sekitar Pasar Inpres Muara Enim. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kepala UPTD Pasar Muara Enim, Firmansyah, membenarkan adanya insiden yang melibatkan sebuah mobil yang diduga digunakan untuk melakukan perbuatan asusila di area parkir pasar. Namun, saat kejadian dirinya tidak berada di lokasi karena sedang mengikuti rapat.
“Posisi kami saat itu tidak berada di tempat karena sedang rapat,” ujar Firmansyah, Kamis (30/7/2026).
Ia mengatakan, kendaraan tersebut menyebabkan kerusakan pada portal jalur masuk parkiran setelah menabraknya.
“Untuk langkah selanjutnya akan kami laporkan terlebih dahulu ke Disperindag Muara Enim,” katanya.
Firmansyah mengapresiasi kesigapan petugas parkir yang peka terhadap aktivitas mencurigakan di kawasan parkir. Ia juga mengimbau seluruh juru parkir dan petugas keamanan agar meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa.
“Kami berpesan kepada juru parkir dan pihak keamanan untuk lebih meningkatkan pengawasan,” tuturnya.
Sementara itu, Nia, seorang pedagang buah yang berjualan di dekat pintu masuk parkiran, mengaku sempat panik saat melihat mobil melaju kencang ketika berusaha kabur.
“Sangat membahayakan. Saya sampai gemetar ketakutan saat kejadian,” ujarnya.
Menurut Nia, tidak ada warga yang sempat mengejar kendaraan tersebut karena laju mobil sangat cepat dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan.
“Mungkin mau mengejar juga takut karena mobil ngebut berusaha kabur,” katanya.
Hingga kini belum diketahui identitas pengemudi maupun penumpang kendaraan tersebut. Pihak terkait masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap peristiwa yang terjadi di area parkir Pasar Inpres Muara Enim.[NVS]

