Sebanyak 12 siswa SMA dan SMK di Palembang terpaksa dibawa Polsek Kalidoni, Jumat (16/9). Pasalnya, sejumlah siswa ini diduga kuat hendak melakukan tawuran di wilayah tersebut.
Aksi tersebut pun diketahui oleh warga hingga melaporkannya ke Polsek Kalidoni.
Ketua RT 28, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Hasyim Gunawan mengatakan belasan pelajar tersebut diduga akan melakukan aksi tawuran di Jalan Tanjung Sari 1, RT 28, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang.
“Saat masuk ke tempat kami, ada warga yang berteriak dan membuat warga lain keluar lalu mengejar mereka,” kata Hasyim saat ditemui, Sabtu (17/9).
Hasyim mengatakan, saat diamankan warga tidak menemukan barang bukti senjata tajam yang mereka bawa. Kemudian, untuk menghindari amukan warga, dia pun melaporkannya ke Polsek Kalidoni.
Sementara itu, Kapolsek Kalidoni, AKP Dwi Angga Cesario mengatakan pihaknya berhasil mengamankan 15 orang. Dimana 12 merupakan pelajar dan tiga orang berstatus sebagai buruh. Ketiganya yakni MR (18), FS (18) dan AP (18). Ketiganya merupakan warga Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.
“Barang bukti yang berhasil kami sita yakni senjata tajam yang mereka simpan di semak-semak,” katanya.
Pihaknya juga telah memanggil orangtua para pelajar termasuk pihak sekolah masing-masing. Nantinya, mereka akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan sekolah. Sedangkan, untuk ketiga buruh akan diproses dan dilakukan pendalaman.
“Untuk motifnya belum diketahui pasti. Namun, aksi tawuran ini berawal dari ajakan melalui WhatsApp,” pungkasnya,.
