Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Muara Enim nekat menerobos pintu perlintasan kereta api Jpl.106 Dusun VII Desa Gunung Megang, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim. Akibatnya, sang istri Neni Suryani (53) tewas ditempat, sedangkan suami Mislian (63) mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi, kejadian ini bermula ketika satu unit sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam yang dikemudikan oleh saudara Mislian dan berboncengan dengan korban, Neni Suryani yang melintas dari arah Muara Enim hendak menuju ke arah Desa Gunung Megang Dalam.
Pada saat pintu perlintasan kereta api sudah ditutup pengemudi sepeda motor memaksakan diri untuk melintas di tengah rel, motor tersebut mengalami mati mesin sehingga pengemudi dan penumpang melompat dari motor. Kemudian, datang kereta api angkutan batubara atau babaranjang kosong dengan no KA 3225A dari arah Palembang hingga menabrak sepeda motor. Pasutri itupun terpental sekitar 4 meter dari rel kereta.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP Tony Saputra membenarkan adanya kejadian tersebut. Kejadian ini menyebabkan satu orang meninggal dunia. “Kami telah mendatangi dan mengamankan TKP, mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, mendata pengemudi dan penumpang sepeda motor, mendata masinis dan asisten KA, mmbantu evakuasi korban ke Puskesmas,” jelasnya. Sembari mengatakan, saat ini korban meninggal dunia Neni suryani telah dibawa ke puskesmas Gunung Megang, dan akan dibawa ke rumah duka.

