RELUNG.ID – LiveWire memangkas harga sepeda motor listrik andalannya, LiveWire One, di tengah tantangan yang dihadapi bisnis kendaraan listrik roda dua tersebut.
Harga LiveWire One kini mulai dari US$13.999 atau sekitar RP248 juta. Harga tersebut turun sekitar 15 persen dari harga jual eceran yang disarankan (MSRP) sebelumnya sebesar US$16.499 atau Rp293 juta.
Harga baru tersebut bahkan kurang dari separuh harga motor listrik pertama Harley-Davidson yang ketika diluncurkan memiliki banderol mulai US$29.799 atau sekitar Rp529 juta.
Harley-Davidson sebelumnya menaruh harapan besar pada kendaraan listrik tersebut dengan memisahkan bisnis sepeda motor listriknya menjadi merek tersendiri, yakni LiveWire. Namun, perjalanan bisnisnya hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan.
Pada kuartal I 2026, LiveWire hanya menjual 91 unit sepeda motor listrik.
Meski jumlah tersebut sangat kecil, angka itu sebenarnya meningkat 176 persen dibandingkan penjualan pada kuartal I 2025 yang hanya mencapai 33 unit.
LiveWire One menawarkan performa yang cukup tinggi. Motor listrik tersebut menggunakan baterai berkapasitas 15,4 kWh yang memasok tenaga ke motor listrik dengan output sekitar 100 hp dan torsi 84 lb-ft atau 114 Nm.
Dengan tenaga tersebut, LiveWire One mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mil per jam atau sekitar 96 km per jam dalam waktu 3 detik.
Kecepatan maksimumnya mencapai 110 mil per jam atau sekitar 177 km per jam.
Namun, performa tinggi tersebut harus dibayar dengan jarak tempuh yang relatif terbatas. LiveWire One memiliki jangkauan gabungan sekitar 95 mil atau 153 kilometer.
Sektor pengisian daya juga menjadi salah satu keterbatasan motor listrik ini.
Dengan menggunakan pengisi daya cepat DC, baterai LiveWire One membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk terisi dari 0 hingga 80 persen.
Sementara itu, penggunaan pengisi daya Level 1 atau Level 2 memberikan tambahan jarak tempuh sekitar 13 mil atau 21 kilometer untuk setiap satu jam pengisian.
Dengan penurunan harga tersebut, LiveWire berupaya membuat One lebih kompetitif di tengah pasar kendaraan listrik yang masih menghadapi berbagai tantangan. (LWM)

