RELUNG.ID — Kekeringan mulai dirasakan masyarakat Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.
Kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat lahan persawahan warga kekurangan air dan hasil panen disebut belum maksimal.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat Kelurahan Pulokerto memilih menggelar salat Istisqa atau salat meminta hujan.
Salat dilaksanakan di halaman MTs MA Alminhajul Islamiyyah, Jalan Pulokerto RT 23 RW 04, Kecamatan Gandus, Jumat (28/8/2026).
Camat Gandus Jufriansyah mengatakan kemarau tidak hanya membuat aktivitas masyarakat terdampak, tetapi juga mulai memengaruhi sektor pertanian di wilayah Pulokerto.
“Kemarau ini membuat Kelurahan Pulokerto kekeringan. Sawah hasilnya tidak terlalu maksimal,” kata Jufriansyah.
Meski hasil pertanian terdampak, warga tetap bersyukur karena pemerintah kota mulai memberikan perhatian terhadap persoalan kekeringan yang mereka hadapi.
Menurut Jufriansyah, Wali Kota Palembang sebelumnya telah meninjau kondisi wilayah tersebut dan menyiapkan bantuan berupa selang serta pompa air untuk membantu memenuhi kebutuhan pengairan masyarakat Kelurahan Pulokerto.
“Alhamdulillah Wali Kota Palembang meninjau dan akan memberikan bantuan selang pompa air,” ujarnya.
Selain mengandalkan upaya pengairan, masyarakat juga berharap hujan segera turun untuk mengakhiri kondisi kering yang mulai mengganggu persawahan.
“Pelaksanaan salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar warga di tengah kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air,”kata dia.
Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang juga akan menggelar salat Istisqa tingkat kota pada Sabtu (29/8/2026) di halaman Rumah Dinas Wali Kota Palembang.
“Salat tersebut menjadi ikhtiar bersama pemerintah dan masyarakat untuk memohon turunnya hujan sekaligus menghadapi dampak kemarau dan kabut asap akibat karhutla yang semakin dirasakan di sejumlah wilayah Palembang,”kata dia. (THQ)

