Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Herman Deru Minta Warga Jadi Mata Pertama Karhutla di Sumsel
Regional

Herman Deru Minta Warga Jadi Mata Pertama Karhutla di Sumsel

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda30/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau Karhutla di pinggir Tol Palindra. Foto : Humas Pemprov Sumsel
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kecepatan warga melaporkan kemunculan titik api dinilai menjadi salah satu kunci dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menilai keterlambatan informasi dapat membuat api semakin sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi lahan kering dan angin bertiup kencang.

Deru mencontohkan kebakaran yang terjadi di kawasan Musi Dua, Palembang. Menurutnya, api dapat segera dikendalikan karena warga bergerak cepat menyampaikan laporan kepada aparat.

Dalam kejadian tersebut, Ketua RT setempat bernama Halimah disebut langsung melaporkan kebakaran kepada Babinsa. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan petugas hingga api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam.

“Seperti tadi kejadian di Musi Dua, sigap. Ketua RT, Halimah namanya, saya ingat betul, lapor ke Babinsa. Babinsa langsung bertindak. Satu jam, clear, boleh di-cross check,” ujar Deru, Sabtu (29/8/2026).

Bagi Deru, kejadian tersebut menunjukkan bahwa api yang masih kecil memiliki peluang lebih besar untuk dikendalikan jika informasi diterima petugas sejak awal.

“Artinya, kalau kita sigap, cepat dipadamkan,” katanya.

Namun, kondisi dapat berubah cepat ketika kebakaran terjadi di tengah lahan kering. Angin dapat membuat kobaran api bergerak jauh dalam waktu singkat sehingga penanganan menjadi semakin sulit.

Deru mengaku mendapat informasi dari petugas pemadam mengenai cepatnya api merambat dalam salah satu kejadian yang ditangani.

“Saya ini saksi hidup. Ini tadi sebelum kondangan ke OI tadi, kata petugas pemadam, di bawah jam 12 tadi sudah berkilometer panjangnya. Artinya angin juga punya peran untuk mempercepat penyebaran api,” ujarnya.

Karena itu, Deru meminta masyarakat tidak menganggap remeh keberadaan asap atau titik api yang terlihat di sekitar lingkungan mereka.

Menurutnya, masyarakat dan aparat desa harus menjadi bagian dari sistem deteksi dini. Setiap indikasi kebakaran perlu segera dilaporkan agar petugas memiliki waktu untuk melakukan pemadaman sebelum api menyebar.

Ia juga memberikan apresiasi kepada petugas yang terus bekerja di lapangan menghadapi ancaman karhutla.

“Saya salut dengan pantang menyerahnya petugas-petugas di lapangan,” katanya.

Dirinya mengatakan informasi dari masyarakat tetap menjadi bagian penting untuk menentukan langkah penanganan, termasuk apabila kondisi membutuhkan pengerahan helikopter water bombing.

“Informasi dari masyarakat juga penting. Bila perlu dilakukan water bombing,” katanya.[THQ]

Karhutla Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGubernur Sumsel Tegur Perusahaan: Jangan Diam Saat Api Mulai Membakar Lahan
Next Article Bantuan Presiden Belum Tiba, Herman Deru : Masih Dipacking
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,875 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,746 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,721 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?