Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Viral Video Bahas MBG Saat Sekolah Libur karena Asap, Kadisdik Kalteng Beri Klarifikasi
Regional

Viral Video Bahas MBG Saat Sekolah Libur karena Asap, Kadisdik Kalteng Beri Klarifikasi

RiyadiBy Riyadi01/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo menyinggung dampak peliburan sekolah terhadap operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kantin sekolah. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Potongan video rapat Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) terkait kebijakan sekolah di tengah kabut asap viral di media sosial. Dalam video tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo menyinggung dampak peliburan sekolah terhadap operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kantin sekolah.

“Ketika sekolah libur dikarenakan asap, akan mengakibatkan dapur-dapur MBG mati, kantin-kantin mati,” demikian pernyataan Reza dalam video yang beredar.

Pernyataan tersebut kemudian menuai sorotan warganet. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan apakah kebijakan pendidikan di tengah kabut asap telah menempatkan kesehatan dan keselamatan siswa sebagai prioritas.

Baca juga :   Viral, Lurah Gunung Kidul Disiram Air oleh Debt Collector

Menanggapi video tersebut, Reza meminta masyarakat tidak menyimpulkan isi rapat hanya berdasarkan potongan video.

“Saya berharap kita jangan menerima informasi sepotong-sepotong,” ujar Reza, dilansir detikKalimantan, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, rapat yang berlangsung cukup panjang itu tidak hanya membahas keberlangsungan program MBG. Dinas Pendidikan juga membahas kondisi kabut asap, mendengarkan aspirasi serta mempertimbangkan berbagai opsi pola pembelajaran, termasuk kemungkinan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Baca juga :   Gelombang Dukungan untuk Haji Halim, Dugaan Kriminalisasi Kasus Tol Betung–Tempino Makin Disorot

Reza mengatakan video yang beredar hanya menampilkan bagian tertentu dari diskusi sehingga konteks pembicaraan secara keseluruhan tidak terlihat.

Ia juga membantah anggapan bahwa pihaknya lebih mengutamakan program MBG dibandingkan keselamatan peserta didik.

“Memang potongan video di mana rapatnya itu lama sekali. Kita juga mendengarkan aspirasi dan itu belum akhir dari rapat itu. Tidak benar kalau Bapak lebih mengutamakan MBG. Tentu, tentu. Kita harus mengutamakan keselamatan,” tegasnya.

Baca juga :   Kapolri Instruksikan Kapolda Sumsel Optimalkan Panic Button untuk Lindungi Driver Ojol

Reza menjelaskan, salah satu tantangan dalam menentukan kebijakan sekolah di tengah karhutla adalah kondisi kualitas udara yang dapat berubah dengan cepat.

Menurutnya, kabut asap yang sempat menghilang bisa kembali muncul dalam waktu singkat. Karena itu, keputusan mengenai kegiatan belajar mengajar harus mempertimbangkan perkembangan kondisi udara.

“Kemarin itu kita lihat tiba-tiba kabutnya hilang, terus nanti ada kabut lagi. Nah, ini yang harus kita dalam membuat suatu kebijakan harus penuh dengan perhitungan seperti itu,” ujarnya.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini di Sumsel, Cerah Berawan dengan Suhu Udara 33 Derajat Celsius

Ia menegaskan pembahasan mengenai kegiatan belajar mengajar masih mempertimbangkan berbagai kondisi di lapangan. Keselamatan dan kesehatan peserta didik tetap menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan sekolah selama kabut asap akibat karhutla.[YKP]

Kabut Asap Kadisdik Kalteng MBG Viral
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJung Hae In dan Shin Sae Kyeong Bakal Tampil di Drakor Love Virus
Next Article Permudah Akses Transportasi, Warga Muara Telang Banyuasin Bangun Dua Jembatan
Riyadi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,011 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,881 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,853 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?