Korban jiwa akibat gempa di Provinsi Sichuan, China kini terus bertambah. Tercatat, hingga kini ada 46 orang, sementara 16 orang masih dinyatakan hilang usai gempa berkekuatan 6,6 magnitudo tersebut.
Gempa mengguncang Provinsi Sichuan pada Senin (5/9), memicu tanah longsor dan sejumlah bangunan rusak.
Berdasarkan laporan kantor berita resmi Xinhua pada Selasa (6/9), jaringan listrik padam dan bangunan rusak di Kota Moxi, Prefektur Garze. Di sana, 29 orang tewas, sementara lebih dari 50 ribu orang mengungsi di tenda.
Pihak berwenang juga telah melaporkan tujuh kematian di daerah Luding, dan 14 lainnya di daerah Shimian. Tiga dari mereka yang tewas adalah pekerja di Area Pemandangan Hailuogou.
Kementerian Manajemen Darurat melaporkan tanah longsor telah memblokir jalan raya pedesaan.
Guncangan gempa juga terasa di Chengdu, yang terletak 200 kilometer dari pusat gempa. Chengdu berada dalam penguncian akibat pandemi Covid-19 dan gelombang panas.

