RELUNG.ID – Kontingen biliar Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan prestasi positif pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) 2026 di Jakarta.
Dalam ajang yang berlangsung pada 5-11 September 2026 tersebut, Sumsel menurukan 12 atlet yang terdiri empat senior dan 8 atlet junior.
Hasilnya cukup baik karena Sumsel berhasil membawa pulang tiga medali, terdiri dari satu perak dan dua perunggu. Dari ajang tersebut, Sumsel meraih satu medali perak dan dua medali perunggu.
Medali perak dipersembahkan pasangan M Akbar dan Arya Anugrah Perdana pada nomor Double 9 Ball. Sementara medali perunggu masing-masing diraih Aji Krisna pada nomor English Billiard Frame dan Arya Anugrah Perdana pada nomor Single 9 Ball Putra.
Ketua Harian POBSI Sumsel, Herlin, menilai capaian tersebut cukup positif. Terlebih, sebagian besar atlet yang diturunkan merupakan pebiliar junior.
“Pencapaian sudah cukup baik karena kita juga banyak menurunkan atlet junior, tetapi sudah mampu menyumbangkan medali,” kata Herlin saat dihubungi, Jumat (11/9/2026).
Menurut Herlin, penampilan Arya Anugrah Perdana menjadi salah satu catatan positif. Pada debutnya di ajang Kejurnas, atlet muda tersebut langsung menyumbangkan dua medali untuk Sumsel.
“Salah satunya Arya Anugrah Perdana yang baru pertama kali ikut Kejurnas sudah mampu menyumbangkan dua medali, yakni perunggu di Single 9 Ball dan perak di nomor Double 9 Ball,” ujarnya.
Herlin mengatakan, keikutsertaan atlet junior dalam Kejurnas kali ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi pembinaan yang dilakukan POBSI Sumsel.
“Memang di Kejurnas ini kita lebih banyak menurunkan atlet junior untuk mengukur hasil pembinaan kita,” katanya.
Pada nomor Double 9 Ball, duet M Akbar dan Arya Anugrah Perdana berhasil melaju hingga babak final. Namun, mereka harus mengakui keunggulan pasangan asal Kepulauan Riau, Albert Januarta dan Hendy Lim.
Pasangan tersebut diketahui merupakan pebiliar yang saat ini berada di peringkat pertama nasional.
Herlin menilai hasil Kejurnas 2026 menjadi modal penting bagi POBSI Sumsel untuk mempersiapkan atlet menghadapi agenda selanjutnya, khususnya Pra-PON 2027.
Ia optimistis perpaduan atlet senior dan junior dapat menghasilkan komposisi terbaik untuk membawa lebih banyak atlet Sumsel lolos ke ajang tersebut.
“Dengan kombinasi senior dan junior ini, kita berharap target selanjutnya bisa meloloskan atlet terbaik,” pungkasnya. (YSF)

