Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Orangtua Mulai Kewalahan Dampingi Anak PJJ di Tengah Kabut Asap
Regional

Orangtua Mulai Kewalahan Dampingi Anak PJJ di Tengah Kabut Asap

RiyadiBy Riyadi11/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Students raising their arms during teacher's lesson at elementary school
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kota Palembang akibat memburuknya kualitas udara mulai menimbulkan persoalan baru bagi sebagian orangtua siswa.

Selain memastikan anak tetap mengikuti pembelajaran dari rumah, orangtua yang bekerja harus membagi waktu untuk mendampingi aktivitas belajar anak. Kondisi ini membuat sejumlah wali murid berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai kapan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali diberlakukan.

Yuliani, salah satu orangtua siswa sekolah dasar di kawasan Jakabaring, Palembang, mengatakan PJJ memang memberikan rasa aman bagi anak di tengah kondisi kabut asap.

Baca juga :   DPRD Palembang Mediasi Kasus Anak Korban Sunat Massal yang Alami Kencing Bercabang

Namun, penerapan PJJ cukup menyulitkan keluarga yang kedua orangtuanya harus bekerja.

“Sebenarnya ada dua sisi PJJ ini, dari sisi kesehatan baik karena anak bisa terjaga dari kabut asap. Tapi dari sisi pembelajaran jadi tidak efektif. Apalagi kami yang bekerja ini, repotnya jadi double. Kira-kira sampai kapan ya?” ujar Yuliani, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, orangtua tidak hanya harus memastikan anak mengikuti kelas daring, tetapi juga mendampingi ketika terdapat tugas atau materi pelajaran yang membutuhkan bantuan.

Baca juga :   Tidak Ada Tanda Kekerasan, Jukir Meninggal Usai Cekcok dengan Gelandangan karena Sudden Death


Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga yang tetap harus menjalankan aktivitas pekerjaan di tengah penerapan PJJ.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Palembang belum dapat memastikan kapan sekolah kembali menggelar pembelajaran tatap muka. Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan keputusan penghentian PJJ akan sangat bergantung pada perkembangan kualitas udara.

“Jadi untuk tatap muka, setop PJJ tergantung angka ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara). Saat ini belum baik-baik saja,” jelasnya.

Baca juga :   Diteriaki Maling, Mahasiswa di Palembang Dikeroyok Empat Remaja

Dewa menegaskan PJJ tidak diberlakukan tanpa batas waktu. Pemkot Palembang akan terus memantau kondisi udara dan mengevaluasi kebijakan tersebut berdasarkan perkembangan di lapangan.

“Jadi bukan berarti PJJ ini akan terus dilakukan tanpa evaluasi. Kita akan melihat perkembangan setiap hari,” kata dia.

Menurut Dewa, pemerintah harus berhati-hati sebelum memutuskan membuka kembali sekolah. Kondisi udara yang belum sepenuhnya membaik dinilai masih berisiko terhadap kesehatan siswa dan tenaga pendidik.

Baca juga :   Suhu Udara Tembus 34 Derajat Celsius, Palembang Berpotensi Hujan

Selain kualitas udara yang tercermin melalui ISPU, perkembangan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga menjadi salah satu pertimbangan pemerintah.

“Prinsip kita sederhana, keselamatan anak-anak nomor satu. Kita akan terus pantau ISPU dan ISPA. Kalau keduanya sudah menunjukkan kondisi yang stabil dan aman, baru kita evaluasi untuk kembali ke pembelajaran tatap muka,” katanya.[YKP]

Kabut Asap Kewalahan Palembang PJJ
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDiguyur Hujan, Empat Lawang Masih Dibayangi Ancaman Karhutla
Next Article Tiga Medali Disabet dari Kejurnas, POBSI Sumsel Bidik Pra-PON 2027
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,886 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,758 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,732 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?