RELUNG.ID – Kontingen Sumatera Utara (Sumut) keluar sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Biliar 2026 setelah mengoleksi tiga medali emas, tiga perak dan satu perunggu.
Kejurnas Biliar 2026 resmi berakhir di Puslatnas PB POBSI, iNews Tower, Jakarta, Kamis (11/9/2026). Ajang tersebut diikuti sejumlah kontingen dari berbagai provinsi dan mempertandingkan cabang pool, snooker, English billiards serta carom.
Torehan tiga emas menempatkan Sumut di posisi teratas klasemen perolehan medali. Dua kontingen, yakni Jawa Tengah dan Kepulauan Riau, berada di posisi berikutnya dengan masing-masing mengoleksi dua emas.
Sementara Jawa Barat berada di posisi ketiga dengan raihan satu emas, dua perak dan tujuh perunggu.
Dari tujuh medali yang dikumpulkan Sumut, emas antara lain disumbangkan Jefry Zen dan Punguan Sihombing pada nomor 10 Ball Double Putra serta Marlando Sihombing pada nomor English Frame 100.
Pada nomor English Frame 100, Jaka Kurniawan Ginting juga menyumbangkan medali perak untuk Sumut. Sementara Hotmaruli Simarmata meraih perak pada nomor Carom One Cushion.
Satu medali perunggu Sumut diraih Diko Pito Perdana pada nomor Snooker 6 Reds.
Berdasarkan hasil pertandingan yang tercatat di CueScore, sejumlah atlet dari kontingen lain juga berhasil menembus podium pada berbagai nomor pertandingan.
Pada nomor 9 Ball Single Putra, medali emas diraih Albert Januarta, disusul Ponco K. Manurung dengan medali perak. Sementara Arya Anugrah Perdana dan Ricky Juan sama-sama meraih perunggu.
Ricky Juan yang meraih perunggu pada nomor tersebut merupakan atlet asal Kepulauan Bangka Belitung.
Kemudian pada nomor 9 Ball Putri, Emilia Putri Rahmanda berhasil merebut medali emas. Medali perak diraih Annita Kanjaya, sedangkan Tentrem Pangestuti dan Anisa Dhias Chusna masing-masing mendapatkan perunggu.
Pada nomor 10 Ball Double Putra, pasangan Jefry Zen dan Punguan Sihombing dari Sumatera Utara keluar sebagai juara. Kontingen Banten menempati posisi kedua, sementara Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah meraih medali perunggu.
Untuk nomor English Frame 100, Marlando Sihombing dari Sumut menjadi peraih emas, sedangkan Jaka Kurniawan Ginting juga dari Sumut meraih perak. Dua medali perunggu diraih Irwanto S dan Moh. Aji Krisna Maulidi.
Pada nomor Carom One Cushion, Rudy Hasan meraih emas. Hotmaruli Simarmata dari Sumut mendapatkan perak, sementara Budi dan Batara Marpaung berbagi medali perunggu.
Sementara pada nomor Snooker 6 Reds, medali emas diraih Yoni Rachmanto. Dhendy Khristanto meraih perak, sedangkan Diko Pito Perdana dari Sumut dan I Putu Edi Wirawan mendapatkan perunggu.
Secara keseluruhan, Kejurnas Biliar 2026 mempertandingkan 12 nomor yang mencakup disiplin pool, snooker, English billiards dan carom.
PB POBSI mencatat sebanyak 17 kontingen berhasil meraih medali dalam kejuaraan tersebut. Namun, rekapitulasi akhir yang dipublikasikan secara terbuka belum memuat rincian lengkap perolehan medali seluruh 17 kontingen.
Dengan raihan tiga emas, tiga perak dan satu perunggu, Sumatera Utara akhirnya memastikan diri sebagai juara umum Kejurnas Biliar 2026.”Juara umum dari Sumatera Utara, juara kedua ada dua provinsi yaitu Jawa Tengah dan Kepulauan Riau dan juara ketiga adalah Jawa Barat,” ungkap Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan
Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), Hary Tanoesoedibjo menutup secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Lebih Lanjut dia Hary menegaskan PB POBSI di bawah kepemimpinannya akan terus melanjutkan turnamen yang menjadi ajang tahunan tersebut. Bersamaan dengan itu, dirinya juga bertekad untuk menyelenggarakan kejuaraan biliar internasional untuk mengangkat olahraga biliar Indonesia.
“Tentunya POBSI karena ini mengangkat biliar lebih hebat lagi menyelenggarakan juga event internasional, akhir bulan ini di Bali, ini yang kedua kalinya disamping ada juga Indonesia International Open yang sudah tiga kali yang sebetulnya bobot dunia,” tutupnya. (YSF)

