Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Masalah Komponen Pedal Rem, BYD Recall 183 Ribu Mobil di China
Otomotif

Masalah Komponen Pedal Rem, BYD Recall 183 Ribu Mobil di China

alwiBy alwi26/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Logo BYD. (net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – BYD menarik kembali sekitar 183.000 unit kendaraan yang dipasarkan di China setelah ditemukan masalah pada komponen pedal rem.

Kerusakan tersebut berpotensi membuat lampu rem tetap menyala meski pedal rem tidak sedang diinjak.

Baca juga :   SU7 Versi Terbaru Segera Meluncur, Mobil Listrik Jarak Tempuh 902 Kilometer

Penarikan kembali atau recall tersebut diumumkan Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China (State Administration for Market Regulation/SAMR).

Masalah diketahui berasal dari komponen penahan pedal rem (brake pedal stopper) yang mengalami cacat produksi. Komponen tersebut berpotensi retak atau terlepas setelah kendaraan digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Jika terjadi, kondisi tersebut dapat membuat lampu rem menyala terus-menerus. Meski masalah ini tidak secara langsung meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengemudi, kondisi tersebut dapat membingungkan pengguna jalan lain karena sulit mengetahui kapan kendaraan sedang melakukan pengereman.

Kendaraan yang terdampak merupakan sejumlah model dari seri BYD Qin dan Tang yang diproduksi antara 2014 hingga 2022 dan dipasarkan di China.

Baca juga :   Kia EV3 Bakal Segera Meluncur, Segini Perkiraan Harganya

BYD akan melakukan pemeriksaan serta mengganti komponen yang bermasalah secara gratis melalui jaringan dealer resmi. Pemilik kendaraan yang masuk dalam daftar recall akan mendapatkan perbaikan tanpa dikenakan biaya.

Penarikan ini dilakukan beberapa hari setelah BYD Australia mengumumkan recall untuk pikap Shark 6. Pada kasus tersebut, pemilik kendaraan diminta melepas ban cadangan karena terdapat potensi ban terlepas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Namun, BYD memastikan recall terbaru untuk kendaraan seri Qin dan Tang tidak berdampak pada unit yang dipasarkan di luar China. Perusahaan menyebut masalah tersebut hanya ditemukan pada kendaraan yang diproduksi dan dijual untuk pasar domestik China.

Selain BYD, SAMR juga mengumumkan penarikan kembali terpisah terhadap 686 unit mobil listrik Nio Firefly.

Baca juga :   Hadirkan Teknologi NT2.5, Nio Perkenalkan Mobil Listrik dengan Interior Futuristik

Pada kendaraan tersebut, masalah ditemukan pada sistem kemudi. Dalam kondisi tertentu, kerusakan dapat menyebabkan hilangnya fungsi power steering.

Nio akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terdampak dan mengganti rangkaian kabel (wiring harness) yang bermasalah.

Serangkaian recall tersebut terjadi sekitar satu bulan setelah China mengumumkan salah satu kampanye penarikan kendaraan terbesar di negaranya.

Pada Agustus 2026, otoritas China mengumumkan recall terhadap sekitar 4,3 juta kendaraan. Penarikan tersebut berkaitan dengan sistem gagang pintu elektrik yang dikhawatirkan menyulitkan penumpang membuka pintu ketika terjadi kecelakaan dan sistem kelistrikan kendaraan mengalami gangguan.

Baca juga :   Tak Hanya Berfokus Penjualan, Berikut Capaian CSR Suzuki Selama 2024

Sejumlah merek ikut terdampak dalam kampanye tersebut, termasuk Tesla, Xpeng dan Geely.

Untuk sebagian kendaraan, perbaikan dilakukan dengan memasang stiker peringatan agar pengguna lebih mudah menemukan tuas pembuka pintu manual. Sementara pada kendaraan lainnya, produsen melakukan pembaruan perangkat lunak untuk membantu menurunkan kaca jendela setelah terjadi tabrakan. (LWM)

BYD Komponen rem Mobil listrik Recall
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleInsta360 Dikabarkan Siapkan Kacamata Pintar AI, Baterai Bisa Diletakkan di Tubuh
Next Article Buntut Temuan Ombudsman, Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,863 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,738 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,711 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?