Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Desak Pemprov Sumsel Bantu Warga Terdampak Asap, Massa Unjuk Rasa Dobrak Pagar Hingga Roboh
Regional

Desak Pemprov Sumsel Bantu Warga Terdampak Asap, Massa Unjuk Rasa Dobrak Pagar Hingga Roboh

alwiBy alwi02/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Massa unjuk rasa saat mendobrak pagar Pemprov Sumsel hingga roboh. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Aksi unjuk rasa terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan dilakukan massa dari Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Indonesi, Jumat (2/10/2026).

Massa aksi yang sempat ditahan di luar Sekretariat Daerah Pemprov Sumsel memaksa masuk dengan mendobrak pagar hingga membuat pagar roboh.

Baca juga :   Pemerintah Siapkan Lahan di 326 Kabupaten untuk 500 Batalion Baru TNI

Koordinator aksi GENCAR Indonesia, Charma Afrianto, mengatakan pihaknya membawa sejumlah tuntutan. Salah satunya meminta pemerintah mengalokasikan sebagian anggaran bantuan untuk penanganan karhutla bagi masyarakat yang terdampak asap.

Menurut Charma, warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan gangguan pernapasan harus mendapatkan perhatian dalam penanganan karhutla.

“Kami meminta pemerintah tidak hanya melihat karhutla sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai persoalan kesehatan masyarakat dan penegakan hukum,” kata Charma.

Ia mengatakan dampak karhutla tidak otomatis berakhir setelah titik api berhasil dipadamkan. Kualitas udara yang buruk akibat asap dapat terus memengaruhi kesehatan masyarakat.

Baca juga :   Jalan Bergelombang di Jalintim Palembang–Betung, Herman Deru Minta Perbaikan Diprioritaskan 

Karena itu, GENCAR mendorong pemerintah memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga terdampak, mulai dari pemeriksaan, pengobatan, ketersediaan obat hingga perlindungan terhadap kelompok rentan.

“Kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Pemerintah harus memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, dan perlindungan,” ujarnya.

Koordinator Lapangan GENCAR, Sukma Hidayat, juga meminta Pemprov Sumsel mempertimbangkan penggunaan anggaran bantuan penanganan karhutla untuk kebutuhan masyarakat yang terdampak asap.

Sukma menyebut total bantuan Presiden untuk penanganan karhutla di sejumlah daerah mencapai sekitar Rp100 miliar. Dari jumlah tersebut, menurut dia, Sumsel mendapatkan alokasi sekitar Rp30 miliar.

Baca juga :   Kabut Asap Selimuti Palembang, Operasional Penerbangan di Bandara SMB II Tetap Berjalan

Ia meminta pemerintah mempertimbangkan langkah yang memungkinkan anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

“Kami meminta diskresi. Artinya, secara undang-undang, hal-hal yang sifatnya urgen bisa digunakan. Jangan sampai karena ketakutan pemerintah bahwa anggaran harus melalui tender, sementara kondisi masyarakat sudah sangat membutuhkan,” katanya.

Menurut Sukma, anggaran penanganan karhutla seharusnya tidak hanya diarahkan untuk kegiatan pemadaman. Dampak kesehatan akibat paparan asap juga dinilai perlu masuk dalam skema penanganan.

Dalam aksi tersebut, GENCAR turut menyampaikan data mengenai warga yang disebut terdampak ISPA. Sukma menyebut sekitar 29.950 anak balita mengalami ISPA dan sekitar 10 ribu warga mendapatkan penanganan terkait ISPA dalam kurun satu pekan.

Baca juga :   Pagar Alam Siap Rebut Kembali Piala Adipura Setelah 9 Tahun

Namun, data tersebut merupakan informasi yang disampaikan pihak GENCAR dalam aksi dan masih perlu dikonfirmasi kepada instansi kesehatan terkait, termasuk mengenai sumber data, periode pendataan dan cakupan wilayahnya.

Selain persoalan anggaran, massa juga menyoroti akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak asap, termasuk warga pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Sukma menegaskan penanganan karhutla tidak seharusnya berhenti pada pemadaman api. Pemerintah juga dinilai perlu memberikan respons terhadap dampak lanjutan berupa penurunan kualitas udara dan gangguan kesehatan masyarakat.

“Jadi pemerintah bukan sekadar memadamkan api, tetapi kesehatan masyarakat juga lebih penting,” tegasnya.

GENCAR juga meminta pemerintah menyiapkan strategi jangka panjang untuk mencegah karhutla kembali terjadi. Langkah tersebut mencakup penguatan pencegahan, penanganan dampak kesehatan, hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab atas kebakaran.

Baca juga :   Gubernur Herman Deru Tekankan Efisiensi Anggaran, ASN Diminta Hindari Belanja Seremonial

Menanggapi aksi tersebut, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Basyaruddin Akhmad, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Sekda Sumsel terkait tuntutan yang disampaikan massa.

Ia memastikan aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut akan menjadi bahan koordinasi pemerintah daerah untuk menentukan tindak lanjut penanganan karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat. (DSK)

Gubernur Sumsel Herman Deru Kabut Asap Karhutla Pemprov Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSuyudi Ingin Ubah Pola No Viral No Justice di Polri
Next Article Viral Disebut Pesta Boti, Selebgram Makassar Beri Klarifikasi
alwi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202612 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,961 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,831 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,803 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?